DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PEMBERIAN ECO ENZYM DAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) UNTUK MENEKAN PENYAKIT MOLER PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) | |
| PENGARANG | : | PUTRI EKA NOORJUWITA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-04-02 |
Abstrak
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah salah satu jenis tanaman semusim yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan berfungsi sebagai bumbu utama dalam masakan. Salah satu tantangan terbesar dalam penanaman bawang merah adalah infeksi penyakit moler yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum, yang bisa menghambat pertumbuhan serta hasil panen. Oleh karena itu, diperlukan metode pengendalian alternatif yang lebih ramah lingkungan, salah satunya dengan pemanfaatan ekoenzim dan pupuk organik cair (POC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan ekoenzim dan pupuk organik cair dalam menanggulangi penyakit moler serta dampaknya terhadap pertumbuhan bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karang Bunga, Kecamatan Mandastana, Provinsi Kalimantan Selatan, dari bulan Januari hingga Agustus 2025. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor dan empat perlakuan, yaitu kontrol tanpa perlakuan, ekoenzim 10 ml/L, pupuk organik cair 10 ml/L, serta kombinasi antara ekoenzim dan pupuk organik cair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi ekoenzim dan pupuk organik cair menunjukkan persentase penyakit yang paling rendah dan pertumbuhan tanaman yang paling baik. Dengan demikian, kombinasi ekoenzim dan pupuk organik cair memiliki potensi sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dalam pengendalian penyakit moler dalam budidaya bawang merah.
Kata kunci: bawang merah, penyakit moler, F. oxysporum, eco-enzym, pupuk organic cair
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI