DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR RUPIAH, ARUS KAS OPERASI, DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP POTENSI FINANCIAL DISTRESS (STUDI PADA PERUSAHAAN SUB-SEKTOR BATU BARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2020-2024) | |
| PENGARANG | : | STEVANNY PUTRI ANGGRAINI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-04-02 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar
rupiah, arus kas operasi, dan struktur modal terhadap potensi financial distress
pada perusahaan sub-sektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Analisis data
dilakukan menggunakan regresi data panel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh positif dan
signifikan terhadap potensi financial distress perusahaan sub-sektor batu bara.
Sebaliknya, nilai tukar rupiah, arus kas operasi, dan struktur modal tidak
berpengaruh signifikan terhadap potensi financial distress selama periode
penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan faktor eksternal,
khususnya inflasi, lebih dominan dalam meningkatkan risiko kesulitan keuangan
perusahaan dibandingkan faktor internal yang berasal dari kinerja keuangan dan
kebijakan pendanaan perusahaan.
Penelitian ini memberikan implikasi bahwa stabilitas kondisi
makroekonomi menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan keuangan
perusahaan sub-sektor batu bara. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat
menjadi referensi bagi manajemen perusahaan, investor, dan pemangku
kepentingan dalam memahami potensi financial distress pada industri yang
bersifat siklikal.
Kata kunci: Inflasi, nilai tukar rupiah, arus kas operasi, struktur modal, financial
distress
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI