DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Dampak Perubahan Iklim dan Adaptasi terhadap Produktivitas Padi pada Sistem Pengairan di Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan | |
| PENGARANG | : | DEWI SETYA AMALIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-04-08 |
DEWI SETYA AMALIA. Dampak Perubahan Iklim dan Adaptasi Terhadap Produktivitas Tanaman Padi pada Sistem Pengairan di Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Dibimbing oleh GUSTI RUSMAYADI dan DEWI ERIKA ADRIANI.
ABSTRAK
Variabilitas iklim pada wilayah agroekosistem monsun tropis tidak hanya mempengaruhi produktivitas tanaman padi, tetapi juga mempengaruhi dinamika pengambilan keputusan petani dalam menentukan sistem usaha tani. Penelitian mengenai dampak perubahan iklim terhadap produksi padi umumnya masih berfokus pada aspek biofisik lingkungan, sementara integrasi antara variabilitas iklim global, karakteristik curah hujan lokal, sistem pengairan, serta respons adaptasi petani masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan suhu dan curah hujan terhadap produktivitas padi, hubungan Southern Oscillation Index (SOI) dengan karakteristik musim hujan dan variabilitas produksi padi, serta dampak perubahan iklim terhadap pilihan sistem usaha tani petani. Penelitian dilakukan di Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, menggunakan data iklim time series 20 tahun, data produksi padi, serta data primer hasil survei petani. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan statistik regresi untuk mengkaji hubungan variabel iklim dan produktivitas padi, serta Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengidentifikasi perubahan prioritas sistem usaha tani sebagai bentuk adaptasi petani terhadap variabilitas iklim berdasarkan preferensinya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabilitas distribusi curah hujan menjadi faktor penentu utama stabilitas produksi padi dibandingkan perubahan suhu. Sistem pengairan irigasi terbukti meningkatkan ketahanan produksi padi pada kondisi variabilitas iklim tinggi. Analisis AHP menunjukkan adanya perubahan dinamis pilihan sistem usaha tani dari orientasi peningkatan produksi pada kondisi iklim normal menuju strategi pengurangan risiko pada kondisi iklim ekstrem.
Penelitian ini menghasilkan kerangka analisis terpadu yang menghubungkan variabilitas iklim global, karakteristik curah hujan lokal, sistem produksi pertanian, dan perilaku adaptasi petani dalam satu model analisis. Temuan ini memberikan kontribusi baru dalam pengembangan strategi adaptasi pertanian berbasis integrasi faktor biofisik dan sosial ekonomi petani pada wilayah agroekosistem monsun tropis.
Kata kunci: Variabilitas iklim, curah hujan, SOI, produktivitas padi, adaptasi petani, Analytic Hierarchy Process, Pelaihari
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI