DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Efektivitas Biaya Terapi Antibiotik pada Pasien ISK Rawat Inap di RSUD Ulin Banjarmasin Tahun 2024
PENGARANG:FIRDARIMA SALSABILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-04-08


                                   ABSTRAK

Infeksi Saluran Kemih (ISK), khususnya pielonefritis merupakan salah satu penyakit infeksi dengan prevalensi tinggi dan risiko komplikasi serius, sehingga sering memerlukan rawat inap dan terapi antibiotik. Variasi penggunaan antibiotik berpotensi menimbulkan perbedaan biaya dan efektivitas terapi, sehingga diperlukan analisis farmakoekonomi untuk menentukan terapi yang paling cost-effective. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya terapi antibiotik pada pasien ISK rawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain retrospektif yang dilakukan pada 42 sampel. Biaya medis langsung yang dianalisis meliputi biaya pengobatan, biaya perawatan, dan biaya laboratorium dengan lama rawat inap yang digunakan sebagai parameter efektivitas terapi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antibiotik yang digunakan pada pasien ISK rawat inap meliputi ceftriaxone, ciprofloxacin, dan cefotaxime dengan variasi dosis dan aturan pakai. Ceftriaxone (1 g, 1x1) memiliki rata-rata lama rawat inap paling singkat, yaitu 7,2 hari, dengan nilai ACER sebesar Rp. 907.909,97. Dua regimen terapi yang berada pada kuadran II yaitu ceftriaxone (1 g, 2x1) dan ceftriaxone (1 g, 1x1) sehingga dilakukan analisis ICER, nilai ICER sebesar -Rp170.568,61 menunjukkan bahwa ceftriaxone (1 g, 1x1) memiliki biaya tambahan yang lebih rendah terhadap peningkatan efektivitas dibanding regimen alternatifnya.

 

Kata Kunci: ACER, Analisis Efektivitas Biaya, Antibiotik, Cost Effectiveness, Farmakoekonomi, Infeksi Saluran Kemih

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI