DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMETAAN DAYA DUKUNG AIR PADA LOKASI INTI PEMBANGUNAN IBU KOTA NEGARA DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
PENGARANG:RIZKY NURITA ANGGRAINI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-04-14


WHOmengatakan bahwa Per hari, Negara-negara maju membutuhkan antara 60 dan 120 liter airsetiap hari. sementara negara berkembang, seperti Indonesia, membutuhkan antara 30 dan 60liter(Fitri,R.Pdkk.,2022;Safitri,A.M.F.,2023).KapasitasairIndonesiasaatinilebihbesardaripadajumlahairyangtersedia.Akibatnya,40%kebutuhanmasyarakatakanairbersihbelumterpenuhi (Ahmad dkk., 2021; Soerjani dkk., 1987). Hal ini karena tata ruang yang tidakmemadai dan kepadatan penduduk yang tinggi (Fauzi, 2018), tata ruang yang tidak sesuai(Kumar, 2019) dan penggunaan sumber daya air yang tinggi (Pedro-Monzonis dkk., 2015),Selamasiklushidrologi,bentuk,dansifatsumberdayaairdapatberubahsecaraalami (Widyaningsihdkk., 2021;Juliyanti., 2023;AfidaturRo’azah, 2021). Air di beberapa wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara masih sulit untuk diakases, karenastatusnyasebagailokasiutama Pembangunan IbuKotaNegara.  Pemenuhan kebutuhan manusia dengan mempertimbangkan keseimbangan antara pemenuhankebutuhanmanusiadankelestarianfungsilingkunganhidupuntukmasadepanyangberkelanjutan (Erik dkk., 2020; Sabila, 2020). KabupatenKutaiKartanegara terdiri dari 27.263,10 km2, dan 738.189 orang tinggal di daerah tersebut (lihatTabel 1.1)  (Badan Pusat Statistik  Kabupaten Kutai kartanegara., 2023). Ketersediaan air di Kabupaten KutaiKartanegara dipengaruhioleh luaswilayahdan populasi, Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan penggunaan lahan di Kabupaten KutaiKartanegara, ketersediaan air akan semakin menipis.Kelangkaan air dapat menyebabkanperselisihandankonflikdimasyarakat(Handayanidkk.,2018;Rahmandkk.,2017Nurhayatidkk.,2021). Dari tahun 2025 hingga 2050, dua kecamatan akan mengalami penurunan populasi. Yang pertama adalah Tenggarong Seberang, yang memiliki perkiraan populasi -1.899,56 orang, dan yang kedua adalah Tenggarong, yang diproyeksikan memiliki populasi 2.965,01 orang pada tahun 2050, seperti yang ditunjukkan dalam Tabel 4.46. Karena populasi yang terus meningkat, Kabupaten Kutai Kartanegara membutuhkan jumlah air yang lebih besar untuk kebutuhan lahan dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Seperti yang ditunjukkan oleh hasil perhitungan di atas, Kabupaten Kutai Kartanegara mengalami kekurangan air. Diproyeksikan bahwa 18 kecamatan di titik keseimbangan ketersediaan air Kabupaten Kutai Kartaenagara akan mengalami defisit dari tahun 2025 hingga 2050 (tabel 4.45).

Kata Kunci: Kebutuhan Air, Jumlah Penduduk, Pemetaan, Kabupaten Kutai Kartanegara

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI