DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Evaluasi Penggunaan Antibiotik Empirik Terhadap Perbaikan Bakteriuria dan Leukosituria Pada Pasien ISK Rawat Inap di RSUD Ulin Banjarmasin
PENGARANG:ALMA RAMADHANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-04-16


Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi yang sering terjadi pada pasien rawat inap dan umumnya ditatalaksana menggunakan antibiotik empiris. Ketidaksesuaian penggunaan antibiotik dengan pedoman terapi dapat menurunkan efektivitas pengobatan serta meningkatkan risiko resistensi bakteri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian penggunaan antibiotik empiris dan hubungannya dengan hasil pemeriksaan urinalisis pada pasien ISK rawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain kohort retrospektif menggunakan data rekam medis pasien ISK rawat inap tahun 2024 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang dikumpulkan meliputi jenis antibiotik empiris, kesesuaian dengan pedoman terapi, serta hasil urinalisis berupa bakteriuria dan leukosituria. Dari 46 pasien yang memenuhi kriteria penelitian, sebanyak 9 pasien (19,57%) menerima antibiotik empiris yang sesuai dengan pedoman terapi, sedangkan 37 pasien (80,43%) tidak sesuai. Ketercapaian perbaikan bakteriuria ditemukan pada 8 pasien (17,39%), sedangkan perbaikan leukosituria pada 7 pasien (15,22%). Hasil analisis menggunakan uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kesesuaian penggunaan antibiotik empiris dengan perbaikan bakteriuria (p = 0,324) maupun leukosituria (p = 0,316). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan antibiotik empiris pada pasien ISK rawat inap masih didominasi oleh ketidaksesuaian dengan pedoman terapi dan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan perbaikan bakteriuria maupun leukosituria.

Kata kunci: Antibiotik Empiris, Infeksi Saluran Kemih, Surrogate Outcome 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI