DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMETAAN DAN KORELASI PARAMETER SALINITAS, TDS, DAN DAYA HANTAR LISTRIK PADA KUALITAS AIR BAKU DI PDAM KABUPATEN BARITO KUALA
PENGARANG:SASKIA NURUL SYAFARINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-04-22


Kabupaten Barito Kuala merupakan wilayah pesisir di Kalimantan Selatan yang sebagian besar sumber air bakunya berasal dari Sungai Barito. Namun, kualitas air sungai tersebut mengalami penurunan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti intrusi air laut, pencemaran limbah domestik, serta aktivitas transportasi batu bara. Berdasarkan permasalahan yang ada, penelitian mengenai analisis parameter salinitas, TDS, dan daya hantar listrik pada kualitas air baku di PDAM Kabupaten Barito Kuala menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara salinitas, TDS, dan daya hantar listrik pada air baku yang digunakan oleh PDAM Kabupaten Barito Kuala serta menganalisis pengaruh jarak dari muara sungai terhadap kualitas air baku dengan membuat peta digital berdasarkan parameter salinitas, TDS, dan daya hantar listrik. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode Water Quality Meter secara in situ yang kemudian hasil datanya akan diolah menggunakan Geographic Information System (GIS). Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kualitas air baku antar lokasi, dengan nilai yang cenderung meningkat di wilayah yang dipengaruhi oleh pasang surut dan musim kemarau. Wilayah Tabunganen (±11 km) dan Tamban (±20 km) yang jaraknya dekat dengan muara sungai menunjukkan nilai salinitas, TDS, dan DHL yang mendekati batas kategori aman, sehingga berpotensi menurunkan kualitas air baku. Analisis statistik menunjukkan bahwa salinitas, TDS, dan DHL memiliki korelasi positif yang sangat kuat dan signifikan (r = 1,000; p < 0,001), sehingga ketiga parameter tersebut saling merepresentasikan kondisi zat terlarut dalam air baku. Secara temporal, nilai TDS cenderung lebih rendah pada musim hujan akibat curah hujan yang tinggi, sedangkan pada musim kemarau terjadi peningkatan TDS yang dipengaruhi oleh rendahnya debit air baku dan potensi intrusi air laut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor musim, curah hujan, dan debit air berperan penting dalam menentukan kualitas air baku, sehingga diperlukan pengelolaan pengambilan dan pengolahan air baku yang adaptif untuk menjamin kelayakan penyediaan air minum.

Kata kunci: Barito Kuala, daya hantar listrik, korelasi, pemetaan, salinitas, TDS.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI