DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMETAAN DAYA DUKUNG AIR MENGACU PADA PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP NOMOR 17 TAHUN 2009 DI KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:MUKHAMMAD NAMIRUDDIN KHIFDI MAULANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-04-28


Kapasitas daya dukung air adalah kemampuan sumber daya air di suatu wilayah untuk mendukung kehidupan dan aktivitas manusia secara berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk memetakan kapasitas daya dukung air di Kota Banjarmasin berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2009, dengan menganalisis ketersediaan dan permintaan air. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang terdiri dari data populasi dari BPS, data tutupan lahan dari BAPPEDA, dan data curah hujan dari BPS. Analisis permintaan air dihitung berdasarkan populasi dikalikan dengan kebutuhan air standar, sedangkan ketersediaan air ditentukan menggunakan metode koefisien limpasan tertimbang. Status kapasitas daya dukung air ditentukan dengan membandingkan ketersediaan air dengan permintaan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Banjarmasin Selatan dan Kabupaten Banjarmasin Utara memiliki status kapasitas daya dukung air surplus, sedangkan Kabupaten Banjarmasin Timur, Kabupaten Banjarmasin Barat, dan Kabupaten Banjarmasin Tengah berada dalam status defisit. Defisit kapasitas daya dukung air dipengaruhi oleh dominasi kawasan terbangun yang mengurangi kapasitas infiltrasi dan meningkatkan limpasan permukaan. Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya air terpadu untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan air dan kebutuhan daerah di Kota Banjarmasin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI