DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KEANEKARAGAMAN MAKROFAUNA TANAH DI BAWAH TEGAKAN AGROFORESTRI DUKUH DI DESA KERTAK EMPAT, KABUPATEN BANJAR, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | AKSAY DONA IBRENA TARIGAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-04-30 |
Makrofauna tanah merupakan indikator penting dalam menilai kualitas dan stabilitas ekosistem tanah, terutama pada sistem agroforestri yang mengintegrasikan tanaman kehutanan dan pertanian. Sistem agroforestri berbasis dukuh durian (Durio zibethinus) di Desa Kertak Empat, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, memiliki struktur vegetasi yang beragam dan berpotensi mendukung keanekaragaman makrofauna tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi jenis makrofauna tanah serta menganalisis indeks nilai penting (INP) dan indeks keanekaragaman pada lahan agroforestri dengan tanaman sela kunyit, lengkuas, dan pisang. Penelitian dilaksanakan selama empat bulan menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling pada sembilan plot pengamatan. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode pitfall trap dan hand sorting. Identifikasi spesies dilakukan menggunakan aplikasi Seek dan Insect Identification. Data dianalisis melalui perhitungan kepadatan, frekuensi, indeks nilai penting (INP), serta indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 13 jenis makrofauna tanah yang termasuk dalam 11 famili, dengan dominasi ordo Hymenoptera, khususnya famili Formicidae. Jenis yang paling dominan adalah Oecophylla smaragdina, terutama pada lahan dengan tanaman sela lengkuas. Nilai indeks keanekaragaman pada ketiga tipe tanaman sela berada pada kategori sedang, yang menunjukkan kondisi ekosistem tanah relatif stabil. Temuan ini menunjukkan bahwa agroforestri dukuh berperan dalam menjaga fungsi ekologis tanah dan mendukung pengelolaan lahan berkelanjutan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI