DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENERAPAN PROGRAM SEKOLAH PENGURANGAN PENGGUNAAN PLASTIK DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN KEWARGANEGARAAN EKOLOGIS DI SMP NEGERI 26 BANJARMASIN
PENGARANG:ELYTA HAFIZAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-05-11


Elyta Hafizah. 2026. Penerapan Program Sekolah Pengurangan Penggunaan Plastik Dalam Menumbuhkan Kesadaran Kewarganegaraan Ekologis di SMP Negeri 26 Banjarmasin. Skripsi. Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Prof. Dr. H. Sarbaini, M.Pd.

Kata Kunci : Program Pengurangan Plastik, Kewarganegaraan Ekologis Kesadaran Lingkungan.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi penanganan sampah plastik di lingkungan pendidikan guna membentuk karakter warga negara yang peduli lingkungan (ecological citizenship). Fokus utama penelitian adalah bagaimana kebijakan sekolah mampu mengubah pola konsumsi siswa menuju gaya hidup berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan program, menganalisis kesadaran kewarganegaraan ekologis siswa, serta mengidentifikasi kendala dalam menjalankan program tersebut di SMP Negeri 26 Banjarmasin.

 Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi lingkungan sekolah, wawancara mendalam dengan ketua Adiwiyata, pengelola lingkungan, dan siswa, serta studi dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

 Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan program dilakukan melalui integrasi materi bahaya plastik ke dalam mata pelajaran (seperti IPS dan BK) melalui RPP bermuatan Adiwiyata, serta mekanisme pengawasan berlapis mulai dari pengecekan tumbler di pagi hari hingga larangan penggunaan plastik di kantin. (2) Kesadaran kewarganegaraan ekologis siswa sudah mulai tumbuh, ditandai dengan pemahaman tanggung jawab menjaga kebersihan sekolah dan inisiatif memungut sampah tanpa instruksi, meskipun tingkat kemandirian tersebut masih bervariasi tergantung kepribadian individu. (3) Kendala utama dalam menjalankan program adalah faktor internal siswa yang sering lupa membawa wadah sendiri, perbedaan karakter/sifat siswa yang beragam, serta kurangnya sinergi atau pembiasaan serupa di lingkungan keluarga (rumah) yang menghambat konsistensi perilaku siswa di sekolah.

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI