DIGITAL LIBRARY



JUDUL:DINAMIKA PERUBAHAN TRADISI BERLADANG PADA MASYARAKAT DAYAK LOKSADO DI DESA LOK LAHUNG
PENGARANG:MAHDIANOR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-05-12


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dinamika perubahan dalam praktik tradisi berladang pada masyarakat Dayak Loksado di Desa Lok Lahung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan tersebut dalam konteks sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari masyarakat Dayak Loksado yang masih maupun yang tidak lagi aktif berladang, tokoh adat, serta aparat desa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori perubahan sosial dari Auguste Comte, khususnya hukum tiga tahap (teologis, metafisik, dan positivistik), untuk menganalisis perubahan dalam tradisi berladang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi dinamika perubahan dalam tradisi berladang pada masyarakat Dayak Loksado yang ditandai oleh pergeseran makna, praktik, serta keterlibatan masyarakat. Tradisi berladang yang sebelumnya dipahami sebagai kewajiban adat dan bagian dari sistem kehidupan, kini mulai dipertimbangkan secara rasional sebagai salah satu pilihan mata pencaharian. Perubahan juga terlihat pada praktik gilir balik yang mengalami penyesuaian dalam hal luas lahan, pola kerja, serta intensitas pelaksanaan, sementara pelaksanaan ritual yang menyertainya cenderung menjadi lebih fleksibel. Berdasarkan analisis teori Auguste Comte, perubahan tersebut menunjukkan adanya pergeseran orientasi dari teologis menuju positivistik yang bersifat adaptif dan tidak linear. Dengan demikian, tradisi berladang tidak mengalami penghilangan, melainkan bertransformasi mengikuti perkembangan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pengelolaan lahan dan pengembangan desa wisata yang tetap memperhatikan keberlanjutan tradisi lokal. Secara akademis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian sosiologi, khususnya dalam memahami dinamika perubahan tradisi lokal melalui pendekatan perubahan sosial klasik.

 

Kata kunci: tradisi berladang, gilir balik, dinamika perubahan, Dayak Loksado

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI