DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PENJUAL TERHADAP KANDUNGAN BORAKS, FORMALIN DAN RHODAMIN PADA MAKANAN DI KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:GHEA ATHIRAH NOVRITA PUTRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-05-21


Bahan Tambahan Pangan adalah setiap zat yang tidak biasa dikonsumsi
sebagai pangan, tetapi sengaja ditambahkan ke dalam makanan untuk tujuan
teknologi tertentu. BPOM Kota Banjarmasin juga menyatakan bahwa ditemukan 4
bahan makanan yang mengandung zat berbahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk menjelaskan adanya hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku penjual
terhadap kandungan boraks, formalin dan rhodamin pada makanan (mie merah dan
mie kuning). Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Metode ini
menggunakan desain cross sectional. Analisis data menggunakan uji
chi square.
Berdasarkan hasil penelitian ini membuktikan adanyan hubungan antara
pengetahuan boraks, formalin dan rhodamin pada mie merah (p=0,012) dan mie
kuning (p=0,000), sikap terhadap boraks, formalin dan rhodamin pada mie merah
(p=0,026) dan mie kuning (0,015), perilaku terhadap boraks, formalin dan
rhodamin pada mie merah (p=0,023) dan tidak adanya hubungan antara perilaku
terhadap boraks, formalin dan rhodamin pada mie kuning (p=0,304). Diharapkan
kepada para pedagang agar hanya menggunakan bahan pengawet alami dan
menghindari bahan berbahaya seperti boraks serta menerapkan praktik kebersihan
yang baik.
Kata Kunci: pengetahuan, sikap, perilaku, boraks, formalin dan rhodamin

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI