DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EVALUASI INOVASI LAYANAN ONLINE BERBASIS WEB DIGITAL MELAYANI (DILAN) DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:NADA APRILIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-09


ABSTRAK

 

Nada Apriliani, 2210411220056, 2026. Evaluasi Inovasi Layanan Online Berbasis Web Digital Melayani (DILAN) di Badan Narkotika Nasional Kota Banjarmasin. Di bawah bimbingan Avela Dewi.

 

 

 

Inovasi layanan publik berbasis digital merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan, transparansi, dan kemudahan akses bagi masyarakat. Badan Narkotika Nasional Kota Banjarmasin mengembangkan layanan berbasis web Digital Melayani (DILAN) sebagai inovasi pelayanan publik dalam mendukung pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Namun, pemanfaatan layanan DILAN masih belum optimal karena penggunaan layanan oleh masyarakat masih terbatas.

 

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Evaluasi layanan DILAN dilakukan menggunakan kriteria evaluasi William N. Dunn yang meliputi efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan arsip pendukung.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan DILAN membantu proses pelayanan administratif, seperti permohonan magang dan pengajuan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN). Dari aspek efisiensi, layanan ini tidak memerlukan biaya tambahan bagi pengguna maupun anggaran khusus dalam pengelolaannya. Namun, layanan DILAN masih memiliki keterbatasan pada pengembangan sistem dan pemerataan pemanfaatan layanan. Aspek responsivitas menunjukkan bahwa layanan cukup membantu masyarakat yang telah mengetahui layanan tersebut, meskipun penyebarluasan informasi masih belum maksimal. Sementara itu, aspek ketepatan menunjukkan bahwa layanan DILAN telah sesuai sebagai inovasi pelayanan publik berbasis digital di lingkungan BNN Kota Banjarmasin.

 

Faktor penghambat dalam pemanfaatan layanan DILAN meliputi rendahnya literasi digital masyarakat, kurangnya sosialisasi layanan, keterbatasan sistem layanan, serta kebiasaan masyarakat yang masih memilih pelayanan konvensional. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi dan pengembangan sistem layanan agar DILAN dapat dimanfaatkan secara lebih optimal oleh masyarakat.

 

 

 

Kata Kunci: Evaluasi Pelayanan, Inovasi Pelayanan Publik, Digital Melayani (DILAN)

 

 

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI