DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGGUNAAN ASAP CAIR DARI CANGKANG KEMIRI DAN ASAM SEMUT SEBAGAI BAHAN PENGGUMPAL LATEKS ALAMI DI KABUPATEN TANAH LAUT
PENGARANG:AMELIA NUR UTAMI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-09


Penggunaan bahan pembeku non-standar oleh petani karet sering menurunkan mutu dan menyebabkan bau busuk. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh campuran asap cair cangkang kemiri dan asam semut terhadap kecepatan koagulasi lateks serta karakteristik fisiknya. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima taraf konsentrasi campuran (20% hingga 100%). Hasil menunjukkan konsentrasi berpengaruh nyata terhadap kecepatan penggumpalan. Konsentrasi 80% adalah yang paling optimal dengan waktu ratarata 68 menit. Secara fisik, asap cair efektif menghilangkan bau busuk karena kandungan senyawa fenolik dan menghasilkan gumpalan berwarna putih kekuningan. Kadar air rata-rata mencapai 33,13%, memenuhi standar SNI (<40%). Campuran asap cair cangkang kemiri dan asam semut (rasio 4:1) direkomendasikan sebagai bahan penggumpal alami yang efisien dan ramah lingkungan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI