DIGITAL LIBRARY



JUDUL:TRANSFORMASI KESADARAN KOLEKTIF: PERUBAHAN PERILAKU BUANG SAMPAH PADA MASYARAKAT DI PASAR HAUR KUNING KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:SITI MAIMUNAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-09


Pasar tradisional tidak hanya menjadi ruang pertukaran ekonomi, tetapi juga arena pembentukan makna bersama yang mencerminkan bagaimana cara masyarakat memaknai kebersihan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kesadaran kolektif masyarakat, peristiwa sosial yang menyertai terbentuknya perilaku pengelolaan sampah, serta keberlanjutan praktik pengelolaan sampah dalam kehidupan masyarakat Pasar Haur Kuning. Penelitian ini menggunakan motode kualitatif dengan pendekatan deskripif, dengan subjek penelitian meliputi pedagang pasar; warga pasar; serta petugas kebersihan Pasar Haur Kuning. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi sedangkan analisis data dilakukan menggunakan analisis interaktif Miles dan Hubernas yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interpretatif. Teori Kesadaran Kolektif Émile Durkheim digunakan untuk menjelaskan proses internalisasi nilai kebersihan sebagai norma moral bersama, sedangkan Teori Tindakan Komunikatif Jürgen Habermas digunakan untuk menganalisis peran komunikasi, kesepakatan, dan konsensus sosial dalam membentuk praktik pengelolaan kebersihan lingkungan di Pasar Haur Kuning. 

Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi kesadaran kolektif masyarakat dan pedagang Pasar Haur Kuning dari praktik pengelolaan sampah yang mulanya bersifat pragmatis menuju perilaku yang lebih tertib dan bertanggung jawab. Perubahan ini berlangsung melalui proses komunikasi sosial, kesepakatan bersama, serta pengawasan sosial informal yang diperkuat oleh keberadaan fasilitas umum di sekitar pasar, seperti sekolah dan masjid. Proses tersebut memperkuat internalisasi nilai kebersihan sebagai norma kolektif. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperluas fokus kajian dengan membandingkan pengelolaan sampah Pasar Haur Kuning dengan pasar tradisional lain untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang pengelolaan sampah berbasis masyarakat serta diperlukannya komunikasi dan kolaborasi antara masyarakat, pedagang, dan pemerintah guna menjaga keberlanjutan kebersihan tanpa mengurangi kemandirian komunitas. 

Kata Kunci: Kesadaran Kolektif, Pasar Tradisional, Pengelolaan Sampah

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI