DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EFEKTIVITAS GELOMBANG MIKRO DAN ISOLAT LOKAL Trichoderma sp. SERTA Gliocladium sp. DALAM MENURUNKAN INFEKSI Aspergillus flavus PADA BIJI JAGUNG | |
| PENGARANG | : | SALMA NURHALIZA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-09 |
Kontaminasi biji jagung oleh Aspergillus flavus merupakan masalah utama karena kemampuannya menghasilkan aflatoksin, yang menimbulkan risiko signifikan bagi kesehatan manusia dan menurunkan kualitas produk pertanian. Oleh karena itu, dibutuhkan alternatif pengendalian yang ramah lingkungan. Studi ini mengevaluasi efektivitas integrasi perlakuan gelombang mikro dengan jamur antagonis, yaitu Trichoderma sp. dan Gliocladium sp., untuk menekan pertumbuhan A. flavus pada biji jagung. Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan lima ulangan. Parameter yang diamati meliputi tingkat penghambatan, tingkat infeksi, dan perkecambahan biji. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan gelombang mikro menurunkan tingkat infeksi menjadi 4,40 dibandingkan dengan 7,40 pada kontrol. Aplikasi Trichoderma sp. menghasilkan tingkat penghambatan berkisar antara 23,54% hingga 26,30% dan menurunkan infeksi menjadi 4,20. Performa terbaik diamati pada Gliocladium sp., yang mencapai penghambatan tertinggi (31,30%) dan tingkat infeksi terendah (2,40%), sekaligus meningkatkan perkecambahan benih dan pertumbuhan tunas. Temuan ini menunjukkan bahwa Gliocladium sp. adalah agen pengendalian hayati yang paling efektif, sedangkan perlakuan gelombang mikro dan Trichoderma sp. menunjukkan sebagai alternatif strategi pengendalian yang potensial untuk dikembangkan dalam mengendalikan kontaminasi A. flavus pada benih jagung
KataKunci : Aspergillus flavus, biji jagung, gombang mikro, Gliocladium sp., Trichoderma sp.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI