DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH GEL EKSTRAK DAUN KELAKAI (Stenochlaena palustris) KONSENTRASI 5%, 10%, 15% TERHADAP JUMLAH SEL NEUTROFIL (Penyembuhan Luka Insisi Mukosa Bukal Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Jantan) | |
| PENGARANG | : | NURUL JANNAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-11 |
Latar Belakang: Ekstrak daun kelakai (Stenochlaena palustris) mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid dan fenolik yang memiliki potensi terapeutik dalam mendukung proses penyembuhan luka melalui mekanisme antioksidan, antiinflamasi, dan imunomodulasi serta mempercepat resolusi inflamasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh gel ekstrak daun kelakai konsentrasi 5%, 10%, dan 15% terhadap jumlah sel neutrofil pada luka insisi mukosa bukal tikus Wistar jantan. Metode: Penelitian true experimental dengan desain post-test only with control group, terdiri dari kelompok perlakuan gel ekstrak daun kelakai konsentrasi 5%, 10%, 15%, dan kontrol berupa basis gel. Setiap kelompok diamati pada waktu 6, 24, dan 72 jam. Jumlah sel neutrofil diamati melalui pemeriksaan histopatologi menggunakan mikroskop cahaya dengan perbesaran 400×, kemudian dianalisis untuk menentukan pengaruh ekstrak daun kelakai terhadap proses penyembuhan luka. Hasil: Hasil uji Two-way ANOVA menunjukkan terdapat pengaruh signifikan berdasarkan perlakuan dan waktu (p<0,05). Uji Post hoc Bonferroni menunjukkan adanya perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan dan waktu pengamatan. Kelompok perlakuan menunjukkan peningkatan jumlah neutrofil pada 6 dan 24 jam serta penurunan pada 72 jam dibandingkan kelompok kontrol, dengan konsentrasi 15% menunjukkan hasil paling optimal. Kesimpulan: Gel ekstrak daun kelakai konsentrasi 15% efektif meningkatkan jumlah neutrofil pada 6 dan 24 jam serta menurunkan jumlah neutrofil pada 72 jam dibandingkan konsentrasi 10%, 5%, dan kontrol.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI