DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN TINGKAT KEPARAHAN MALOKLUSI DENGAN STATUS KARIES PADA SUKU BANJAR (Tinjauan Siswa/i SDN Sungai Andai 4 Usia 11-12 Tahun)
PENGARANG:DIVA NURKHALIANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-11


ABSTRAK

Latar Belakang: Karies dan maloklusi masih menjadi permasalahan kesehatan gigi yang sering dijumpai pada anak usia sekolah. Susunan gigi yang tidak teratur dapat menyulitkan pembersihan rongga mulut sehingga meningkatkan retensi plak dan berpotensi meningkatkan risiko karies. Informasi mengenai hubungan kedua kondisi tersebut pada anak Suku Banjar masih terbatas. Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat keparahan maloklusi dengan status karies pada siswa Suku Banjar usia 11–12 tahun di SDN Sungai Andai 4 Kota Banjarmasin. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 45 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat keparahan maloklusi diukur menggunakan Index of Orthodontic Treatment Need (IOTN) komponen Dental Health Component (DHC), sedangkan status karies dinilai menggunakan indeks DMF-T. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Tingkat keparahan maloklusi yang paling banyak ditemukan adalah IOTN-DHC tingkatan 2 sebanyak 16 responden (35,6%). Komponen maloklusi yang paling dominan adalah displacement sebanyak 28 kasus (62,2%). Nilai DMF-T populasi sebesar 0,69 yang termasuk kategori sangat rendah. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat keparahan maloklusi dan status karies (p = 0,001) dengan koefisien korelasi r = 0,571 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat keparahan maloklusi dan status karies pada anak Suku Banjar usia 11–12 tahun di SDN Sungai Andai 4. Individu yang memiliki maloklusi lebih berat cenderung menunjukkan status karies yang lebih tinggi.

Kata Kunci: maloklusi, status karies, IOTN-DHC, DMF-T, Suku Banjar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI