DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Praperadilan sebagai Mekanisme Kontrol Yudisial Terhadap Tindakan Upaya Paksa yang Sewenang-Wenang | |
| PENGARANG | : | ITRIYA MUHIBBAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-12 |
Itriya Muhibbah. April 2026. PRAPERADILAN SEBAGAI MEKANISME
KONTROL YUDISIAL TERHADAP TINDAKAN UPAYA PAKSA YANG
SEWENANG-WENANG. Skripsi, Program Sarjana Program Studi Hukum
Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat, 79 halaman. Pembimbing: Dr.
Noor Hafidah, S.H., M.Hum.
ABSTRAK
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk, yang pertama adalah mengetahui
perlindungan hukum yang diberikan melalui praperadilan kepada korban upaya
paksa yang sewenang-wenang, yaitu apakah perlindungan yang diberikan telah
menyeluruh atau belum, dan kedua adalah untuk mengetahui apa akibat hukum
dari putusan praperadilan yang menyatakan bahwa suatu upaya paksa tidak sah,
maka metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan
pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian ini
menunjukkan hasil bahwa perlindungan hukum yang diberikan praperadilan
terhadap korban upaya paksa yang sewenang-wenang ternyata dinilai masih
belum memberikan perlindungan yang menyeluruh karena praperadilan secara
garis besar hanya memberikan perlindungan dalam upaya pemulihan pasca
pelanggaran dan dinilai belum optimal dalam pencegahan pelanggaran yang masih
bergantung kepada kesadaran aparat penegak hukum namun dari segi objek
praperadilan menunjukkan perlindungan terhadap keseluruhan upaya paksa yang
tercantum dalam KUHAP baik yang tidak melalui izin pengadilan maupun yang
melalui izin pengadilan, serta akibat hukum dari putusan praperadilan yang
menyatakan tindakan upaya paksa tidak sah adalah seluruh tindakan dinyatakan
batal demi hukum, dan aparat penegak selaku termohon harus melaksanakan isi
putusan termasuk membebaskan tersangka dari penangkapan maupun penahanan
yang tidak sah selain itu juga berakibat pada tidak dapat digunakannya alat bukti
yang didapat melalui upaya paksa seperti penggeledahan penyitaan yang tidak
sah, putusan tersebut berdasarkan hasil dari penilaian aspek formil oleh hakim
praperadilan, dan putusan tersebut bersifat final dan mengingat sehingga menutup
celah aparat penegak hukum untuk mengajukan keberatan.
Kata kunci (keyword): praperadilan, upaya paksa, perlindungan hukum
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI