DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERUBAHAN PENUTUPAN LAHAN KEBUN BUAH (DUKUH) PADA BEBERAPA DESA DI KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD KHALIS | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-12 |
ABSTRAK.Kebun buah (dukuh) sebagai salah satu vegetasi penutupan lahan yang mengalami tekanan akibat pembangunan. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan berkurangnya luasan kebun buah (dukuh). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penutupan lahan kebun buah (dukuh) di beberapa desa Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjarmenggunakan metode penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan berupa citra Sentinel-2A yang diolah melalui tahapan pemotongan citra, penggabungan band, perhitungan NDVI, klasifikasi terbimbing menggunakan metode Maximum Likelihood Classification (MLC) dan Treshold Based Classification, serta uji akurasi melalui confusion matrix dan koefisien kappa. Hasil penelitian menunjukkan perubahan penutupan lahan selama periode 2016–2024 menunjukkan bahwa peningkatan luasan terbesar terjadi pada kelas perkebunan karet, yaitu dari 1.244,41 ha pada tahun 2016 menjadi 1.738,86 ha pada tahun 2024 atau bertambah sebesar 494,45 ha.Sebaliknya, kelas hutan sekunder mengalami penurunan cukup besar dari 1.455,29 ha menjadi 916,85 ha atau berkurang sebesar 538,44 ha. Penurunan juga terjadi pada kelas kebun buah (dukuh) yang menyusut dari 491,99 ha menjadi 219,10 ha dengan total penurunan sebesar 272,89 ha selama periode 2016–2024. Nilai koefisien kappa pada penelitian ini menunjukkan angka di atas 0,80 sehingga tingkat akurasi hasil klasifikasi dapat dikategorikan peluang akurasi sangat baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dalam mendukung pengelolaan dan pelestarian kebun buah (dukuh) secara berkelanjutan di Kecamatan
Karang Intan.
ABSTRACT.Fruit garden (dukuh) constitute one of the land cover vegetation types experiencing pressure due to development activities. Such conditions may lead to a reduction in the extent of fruit garden (dukuh). This study aims to analyze land cover changes in fruit garden (dukuh) in several villages of Karang Intan District, Banjar Regency, using Remote Sensing and Geographic Information System (GIS) methods. The data used consisted of Sentinel-2A imagery processed through image cropping, band combination, NDVI calculation, supervised classification using the Maximum Likelihood Classification (MLC) and Threshold-Based Classification methods, as well as accuracy assessment through a confusion matrix and kappa coefficient. The results show that land cover changes during the 2016–2024 period indicated the largest increase occurred in rubber plantations, expanding from 1,244.41 ha in 2016 to 1,738.86 ha in 2024, an increase of 494.45 ha. In contrast, secondary forests experienced a substantial decline from 1,455.29 ha to 916.85 ha, a decrease of 538.44 ha. Fruit garden (dukuh) also decreased from 491.99 ha to 219.10 ha, with a total reduction of 272.89 ha during the 2016–2024 period. The kappa coefficient values in this study were above 0.80, indicating that the classification results achieved a very high level of accuracy. This study is expected to serve as a valuable source of information in supporting the sustainable management and conservation of fruit garden (dukuh) in Karang Intan District.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI