DIGITAL LIBRARY



JUDUL:“Respon Biologis Larva Udang Windu (Penaeus monodon) Terhadap Simulasi Variabilitas Salinitas Perairan Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan”
PENGARANG:SELVIANA DEWI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-13


Fase larva merupakan fase paling kritis dalam kegiatan pembenihan udang windu (Penaeus monodon) karna organ tubuh belum sempurna dan sangat rentan terhadap fluktuasi kualitas air terutama pada salinitas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rentan salinitas optimal yang menghasilkan respon biologis terbaik pada benur stadia post larva udang windu. Penelitian dilaksanakan di UPTD Balai Benih dan Kesehatan Ikan (BBKI) Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru. Metode penelitian yaitu eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 3 ulangan. Variabilitas salinitas 15 – 30 ppt tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan Panjang mutlak, namun berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat mutlak benur udang windu. Pertambahan berat mutlak tertinggi ditemukan pada perlakuan C salinitas 25 ppt dengan nilai mencapai 0,021 gram, disimpulkan bahwa salinitas 25 ppt merupakan kondisi optimal yang mendukung respon biologis terbaik bagi pertumbuhan benur stadia post larva udang windu.

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI