DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | VARIASI SUHU TINGGI TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP PADA MYSIS UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) | |
| PENGARANG | : | AISYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-15 |
Udang galah (Macrobrachium rosenbergii) merupakan komoditas perikanan air tawar unggulan, namun kelangsungan hidup pada fase pembenihannya masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh perbedaan perlakuan suhu tinggi terhadap tingkat kelangsungan hidup mysis udang galah. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan suhu, yaitu 30°C (Perlakuan A), 31°C (Perlakuan B), dan 32°C (Perlakuan C). Pemeliharaan larva dilakukan dalam wadah styrofoam berisi air payau dengan salinitas 10-12 ppt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi suhu tinggi berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup mysis udang galah. Kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada suhu 31°C sebesar 38 ± 6%, diikuti oleh perlakuan suhu 30°C sebesar 26 ± 4%, dan tingkat terendah terjadi pada suhu 32°C sebesar 20 ± 2%. Pemantauan kualitas air menunjukkan nilai Dissolved Oxygen (DO) berkisar 4,2-4,4 mg/L, pH 8,2-8,5, dan amonia 0-0,25 mg/L. Peningkatan suhu ekstrem hingga 32°C terbukti mempercepat penipisan kadar oksigen terlarut secara ekstrem dan memicu akumulasi amonia beracun di dalam media pemeliharaan. Dapat disimpulkan bahwa suhu 31°C merupakan batas toleransi optimal, sedangkan suhu yang lebih tinggi (32°C) menjadi faktor pembatas yang menurunkan kelangsungan hidup secara drastis akibat cekaman termal (thermal stress) dan penurunan kualitas lingkungan perairan.
Kata Kunci: Udang galah, Macrobrachium rosenbergii, Mysis, Suhu, Kelangsungan hidup.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI