DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERAN STRATEGIS EMPATI ORGANISASI DENGAN KOMITMEN AFEKTIF DAN HASIL LAYANAN KESEHATAN DALAM LAYANAN APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PUSKESMAS KABUPATEN/ KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:MUHAMMAD ARY APRIAN NOOR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-17


Urgensi penelitian ini sebagai upaya membantu pemerintah daerah dalam perbaikan kondisi pelayanan oleh ASN puskesmas di daerah Kalimantan Selatan yang masih banyak mendapatkan kritik karena petugas dalam melayani dengan kasar, tidak ramah sehingga berpengaruh terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Meskipun sebagian besar ASN memiliki kinerja sesuai ekspektasi, hanya sebagian kecil yang mampu menunjukkan kinerja di atas ekspektasi, sehingga diperlukan kajian mendalam terhadap faktor psikologis yang memengaruhi peningkatan kinerja tersebut. 

Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh orientasi pelayanan berbasis empati organisasi, kualitas kehidupan kerja, dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja ASN Puskesmas dengan komitmen afektif sebagai variabel mediasi. Fokus untuk menjelaskan mekanisme psikologis pembentukan kinerja ASN, sehingga dapat menghadirkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti yang inovatif dan aplikatif bagi pemerintah daerah. 

Metode pengambilan sampel menggunakan teknik proportional sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 344 ASN Puskesmas di 13 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS).

Hasil penelitian menunjukkan orientasi pelayanan berbasis empati organisasi terbukti berpengaruh langsung terhadap kinerja ASN tanpa melalui mediasi komitmen afektif, sedangkan kualitas kehidupan kerja dan lingkungan kerja non fisik hanya berpengaruh terhadap kinerja ASN melalui mediasi komitmen afektif. Temuan ini mengungkap adanya dual-path mechanism dalam peningkatan kinerja ASN, di mana komitmen afektif berperan sebagai mediator wajib bagi kualitas kehidupan kerja dan lingkungan kerja non fisik, namun tidak bagi orientasi pelayanan berbasis empati organisasi. Studi ini memiliki implikasi terhadap pentingnya penerapan orientasi pelayanan berbasis empati organisasi. Pimpinan dan staf tenaga kesehatan untuk mempelajari dan secara konsisten menerapkan karakteristik orientasi pelayanan berbasis empati organisasi, serta rekomendasi praktis bagi pemerintah daerah untuk penyelenggaraan pelatihan manajemen SDM Puskesmas yang humanis.

Kata Kunci: orientasi pelayanan berbasis empati organisasi, kualitas kehidupan kerja, lingkungan kerja non fisik, komitmen afektif, kinerja ASN

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI