DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PERBEDAAN SUHU INKUBASI TERHADAP DAYA TETAS TELUR DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN KELABAU (Osteochilus melanopleurus) | |
| PENGARANG | : | NAZWA AMADA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-17 |
Ikan kelabau (Osteochilus melanopleurus) adalah spesies ikan air tawar yang tergolong dalamfamiliCyprinidaedanmemilikinilaiekonomiyangcukuptinggidiberbagaidaerah, yang menjadikannya sebagai calon potensial untuk pengembangan melalui praktik budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan dampak berbagai suhu inkubasi terhadap tingkat keberhasilan penetasan telur dan kelangsungan hidup larva ikankelabau, sertauntukmenentukansuhuinkubasiyangpalingoptimal.Metodeyangdigunakandalam penalitian ini adalah eksperimen dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang mencakup tiga perlakuan suhu, yaitu 29°C, 30°C, dan 31°C dengan masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikandarisuhuinkubasiterhadapfertilitastelur,tingkatpenetasan,dankelangsungan hidup larva (p 0,05). Persentase pembuahan tertinggi dicapai pada suhu 30°C yang menunjukkanangka94.33.Selainitu,persentasepenatasantertinggijugaterlihatpadasuhu 30°Csebesar88.68%.Tingkatkelangsunganhiduplarvaterbanyakjugatercatatpadasuhu 30°Cdenganangka89.33%,sementarasuhu29°Cdan31°Cmenunjukkanhasilyanglebih rendah. Berdasarkan temuan tersebut, suhu inkubasi 30°C diidentifikasi sebagai kondisi yang paling optimal untuk meningkatkan keberhasilan fertilitas, penetasan telur, serta kelangsungan hidup larva ikan kelabau.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI