DIGITAL LIBRARY



JUDUL:. Potensi lestari dan Tingkat Pemanfaatan ikan Tongkol Krai (Auxis thazard) Yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan
PENGARANG:M. IKHSANUL KAMILIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-18


M. IKHSANUL KAMILIN (2210713110003), Program Studi Perikanan Tangkap Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat. Potensi lestari dan Tingkat Pemanfaatan ikan Tongkol Krai (Auxis thazard) Yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Dibawah Bimbingan Ir. Irhamsyah, M.Si selaku ketua pembimbing dan Siti Aminah, S.Pi., M.Si. Selaku anggota pembimbing.

Pelabuhan Perikanan Banjarmasin merupakan salah satu prasarana perikanan penting di Kalimantan Selatan yang berperan sebagai pusat pendaratan hasil tangkapan ikan. Salah satu komoditas yang didaratkan adalah ikan tongkol krai (Auxis thazard), yaitu ikan pelagis yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat karena permintaan pasar yang besar. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis : nilai Catch Per Unit Effort (CPUE), estimasi Maximum Sustainable Yield (MSY) dan Upaya Penangkapan Optimum (fopt), serta tingkat pemanfaatan ikan tongkol krai yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari–Juni 2026 di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada pihak pelabuhan dan nelayan untuk memperoleh informasi mengenai produksi, upaya penangkapan perikanan, hasil tangkapan, musim, serta daerah penangkapan ikan tongkol krai di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin. Berdasarkan hasil penelitian, nilai CPUE ikan tongkol krai di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin selama tahun 2018–2025 berfluktuasi dari 1.617,85 kg/trip (2019) menjadi 48,59 kg/trip (2025), dengan nilai MSY sebesar 2.048.501,71 kg/tahun dan fopt sebesar 2.092trip/tahun, serta tingkat pemanfaatan yang berubah dari kategori overfishing pada tahun 2018–2020 menjadi rendah pada tahun 2025 sebesar 5,32%, yang menunjukkan pemanfaatan sumber daya yang lebih terkendali.

Kata kunci: CPUE, Ikan Tongkol Krai, MSY dan Upaya Penangkapan Optimun, Tingkat Pemanfaatan, Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI