DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERSEPSI URANG BANJAR TERHADAP FENOMENA LGBT PADA ANAK DAN DINAMIKA MORAL PANIC DALAM MASYARAKAT | |
| PENGARANG | : | NIA NOVITA SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-19 |
Fenomena LGBT pada anak memunculkan berbagai persepsi dan kekhawatirandimasyarakatBanjarmenjadi fokusutamadalampenelitianini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisispersepsi urang Banjarterhadap fenomena LGBT pada anak serta dinamika moral panic yang berkembang dalam merespons fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif denganpendekatandeskriptif. Subjek penelitianterdiri dari tokoh agama, urang Banjar, dan pihak Dinas Sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teori moral panic dari Stanley cohen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat Banjar dalam memandang fenomena LGBT pada anak cenderung negatif dan dipandang sebagai perilaku yang tidak wajar karena bertentangan dengan nilai agama dannormabudayayangberlaku.Namun,anakyangterlibattidaksepenuhnya dianggap sebagai pelaku, melainkan juga sebagai korban dari pengaruh lingkungan, media sosial, dan kurangnya pengawasan orang tua. Dinamika moralpanic terlihatdarimunculnyakekhawatirankolektifterhadapdampak fenomena ini di masadepan, pelabelan sosial terhadappihakyangdianggap menyimpang,sertareaksimasyarakatyangdapatberkembanghinggabentuk penolakan dan hujatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa moral panic terbentuk melalui interaksi antara nilai agama, budaya, media sosial, dan respons sosial masyarakat Banjar.
KataKunci:PersepsiMasyarakat,LGBTpadaAnak,MoralPanic,Urang Banjar
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI