DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERBANDINGAN PERFORMANS PRODUKSI PEJANTAN KAMBING PERANAKAN ETAWAH YANG DISUPLEMENTASI DAUN KELOR (Moringa oleifera) DENGAN MINERAL SELENIUM | |
| PENGARANG | : | HARUNUDIN SAFIKRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-24 |
HARUNUDIN SAFIKRI. Perbandingan Performans Produksi Pejantan Kambing Peranakan Etawah Yang Disuplementasi Daun Kelor (Moringa oleifera) Dengan Mineral Selenium, dibimbing oleh Nursyam Andi Syarifuddin.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan konsumsi BK dan Se ransum, pertambahan bobot badan, dan efisiensi ransum kambing PE yang disuplementasi tepung daun kelor dengan mineral Se guna menjustifikasi peran mineral Se dalam daun kelor terhadap performans produksi pejantan kambing PE. Penelitian dilakukan di Kelompok Ternak Rukun Jaya Makmur, Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan, dilaksanakan pada bulan September sampai dengan November 2025. Penelitian ini menggunakan uji pengukuran berulang untuk membandingkan pertambahan bobot badan dan konsumsi ransum kambing PE dengan perlakuan:
P0 = Kambing diberi pakan konsentrat 1% dari bobot badan, ditambah daun kelor 15% dari
bobot konsentrat
P1 = Kambing diberi pakan konsentrat 1% dari bobot badan, ditambah mineral selenium setara kandungan mineral selenium pada daun kelor pada perlakuan P0
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertambahan bobot badan, konsumsi BK ransum, dan konversi ransum kambing PE yang diberi pakan suplemen tepung daun kelor dengan diberi mineral Se anorganik tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05), (0,05 ± 0,02 vs 0,09 ± 0,02), (2,60 ± 0,03 vs2,63 ± 0,03), dan (24,64 ± 4.92 vs 20,64 ± 7,13). Hal ini memperkuat dugaan bahwa mineral selenium pada daun kelor berperan terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi BK ransum, dan konversi ransum
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI