DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PRODUKTIVITAS REMPA HANYUT (DRIFT GILL NET) YANG DIOPERASIKAN PADA PERAIRAN SUNGAI DESA SUNGAI BATANG KECAMATAN MARTAPURA BARAT KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | RIZKI APDAL | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-24 |
ABSTRAK
Rizki Apdal, Program Studi Perikanan Tangkap. Produktivitas Rempahanyut(Drift Gill Net) yang Dioperasikan di Perairan Rawa Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura BaratKabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Di bawah bimbingan bapakIr. H. Iriansyah M.Si.
Rempahanyut(Drift Gill Net) merupakan alat tangkap jaring dengan prinsip penangkapan membelit atau menjerat bagian insang ikan. Umumnya alat tangkap ini berbentuk persegi panjang yang hanyutkan meikuti arah arus, untuk menghadang ikan target tangkapan.Tujuandari penelitian ini adalah mendeksripsikan Rempahanyut menganalisis komposisi dan proporsi hasil tangkapan Rempahanyut, dan menganalisis produktivitas Jaring Insang Hanyut yangdigunakan diperairansungaiDesaSungaiBatangKecamatanMartapuraBarat Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jaring Insang Hanyut terdiri dari badan jaring, tali ris atas, pemberat dan pelampung. Jaring Insang Hanyut yang digunakan mempunyai ukuran panjang 20 m dan lebar 1,5 m serta mempunyai ukuran mesh size 1,3. Selain itu, tali ris mempunyai ukuran panjang 25 m dengan berdiameter 0,1 cm, pemberat yang berjumlah 30 pcs, diameter 6 cm,jarak antar pemberat adalah 30 cm dan pelampung mediameter 6cm, Hasil tangkapan berupa ikan Saluang sebanyak 466 ekor, ikan Lalang ,sebanyak 17 ekor, ikan Patin sebanyak 73 ekor.Proporsihasiltangkapan Jaring Insang Hanyut diDesaSungai Batang selama 7 hari adalah sebagai berikut; dalam jumlah ekor dengan presentase tertinggi pada ikan Saluang yaitu sebesar 84% (466 ekor) kemudian disusul oleh ikan Patin sebesar 13% (73 ekor) dan ikan lepes sebesar 3% (17 ekor) sedangkan berdasarkan berat dengan presentase tertinggi pada ikan saluang yaitu sebesar 85% (2.639 gram) kemudian disusul oleh Lalang atau lepes sebesar 2% (65gram) dan total keseluruhan (3.111 gram). Produktivitas tertinggi pada hari ke-4 dengan waktu 32 menit dalam satukali penangkapan menghasilkan hasil tangkapan sebanyak 1.118 gram dan produktivitas terendah pada hari ke-7 dengan waktu 30 menit sebanyak 182 gram.Totalproduktivitasdalam7hariyaitutotal berat hasil tangkapan sebanyak 3.111 gram.
KataKunci:Rempahanyut(Drift Gill Net),Komposisi,Proporsi,Produktivitas
ABSTRACK
Rizki Apdal, Capture Fisheries Study Program. Productivity of Fixed Gill Nets (Drift Gill Net) Operated in Swamp Waters of Sungai Batang Village, Martapura Barat District, Banjar Regency, South Kalimantan Province. Under the guidance of Mrs. Ir. H. Iriansyah M.Si.
Drift Gill Net is a fishing net with the principle of catching or trapping the gills of fish. Generally, this fishing tool is rectangular in shape and drifts following the direction of the current, to block the target fish. The purpose of this study is to describe Drift Gill Net, analyze the composition and proportion of Drift Gill Net catches, and analyze the productivity of Drift Gill Nets used in the river waters of Sungai Batang Village, West Martapura District, Banjar Regency, South Kalimantan Province. The methods used are observation, interviews and documentation. The results of the study show that Drift Gill Nets consist of a net body, top rope, weights and floats. The Drift Gill Net used has a length of 20 m and a width of 1.5 m and has a mesh size of 1.3. In addition, the ris rope has a length of 25 m with a diameter of 0.1 cm, 30 pcs of weights, a diameter of 6 cm, the distance between weights is 30 cm and a 6 cm diameter float, the catch is 466 Saluang fish, 17 Lalang fish, 73 Patin fish. The proportion of the catch of the Drift Gill Net in Sungai Batang Village for 7 days is as follows; in the number of tails with the highest percentage of Saluang fish, namely 84% (466 tails) then followed by Patin fish by 13% (73 tails) and lepes fish by 3% (17 tails) while based on weight with the highest percentage of Saluang fish, namely 85% (2,639 grams) then followed by Lalang or lepes by 2% (65 grams) and the total (3,111 grams). The highest productivity occurred on day 4, with a catch time of 32 minutes, resulting in a catch of 1,118 grams. The lowest productivity occurred on day 7, with a catch time of 30 minutes, resulting in a catch weight of 182 grams. The total productivity over the seven days was 3,111 grams.
Keywords: Drift Gill Net, Composition, Proportion, Productivity
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI