DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | DIGITAL CITIZENSHIP: PENERAPAN DAN PEMBIASAAN LITERASI DIGITAL BERBASIS AI OLEH GURU UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA (Penelitian Fenomenologi di SMAN 6 Banjarmasin) | |
| PENGARANG | : | MASTURA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-24 |
Digital Citizenship: Penerapan dan Pembiasaan Literasi Digital Berbasis AI oleh Guru untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa (Penelitian Fenomenologi Di SMAN 6 Banjarmasin) (Oleh: Mastura; Pembimbing: Dr. Suroto, M.Pd; 2026; 360 halaman)
Di era digital yang semakin berkembang penggunaan AI dalam pembelajaran belum diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang memadai, sehinga kemampuan berpikir kritis siswa masih belum optimal karena siswa cenderung menggunakan AI sebagai sumber pencari jawaban instan tanpa melalui berpikir analitis, serta penerapan dan pembiasaan literasi digital berbasis AI belum dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dan pembiasaan literasi digital berbasis AI oleh guru untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas X di SMAN 6 Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologi. Sumber data dari guru Pendidikan Pancasila dan siswa kelas X dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi,serta analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan literasi digital berbasis AI telah berlangsung secara aktif dan terencana melalui indikator aktivitas, tindakan, dan mekanisme, di mana guru mendorong siswa membandingkan beberapa sumber terpercaya, memberikan ruang eksplorasi AI dan yang dinilai kualitas informasi; (2) Pembiasaan literasi digital berbasis AI telah dilakukan secara konsisten melalui indikator rutin, spontan, dan keteladanan, sehingga sikap kritis siswa terhadap informasi dari AI mulai terbentuk secara otomatis sekaligus menanamkan nilai-nilai digital citizenship yang menjadikan siswa tidak hanya berkembang secara akademis tetapi juga memiliki tanggung jawab moral sebagai warga digital yang bijak dan bertanggung jawab.
Hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan Penerapan dan Pembiasaan Literasi Digital Berbasis AI oleh Guru ini mampu mengembangkan berpikir kritis siswa. Saran yang diberikan peneliti adalah terus ditingkatkan dan diperkuat agar menjadi budaya yang baik dalam proses pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI