DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Kelayakan Usaha dan Sensitivitas Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Dengan Media Keramba Jaring Apung Di Desa Mali-Mali Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan
PENGARANG:PUTRI AURA REZA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-25


ABSTRAK. Usaha pembesaran ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan media Keramba Jaring Apung (KJA) merupakan salah satu kegiatan budidaya yang berkembang di Desa Mali-Mali, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Kenaikan harga pakan sebagai komponen biaya produksi terbesar dapat memengaruhi tingkat keuntungan dan kelayakan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pembudidaya, kelayakan finansial usaha pembesaran ikan nila (Oreochromis niloticus) pada Keramba Jaring Apung (KJA), serta sensitivitas usaha terhadap kenaikan harga pakan di Desa Mali-Mali, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2026 dengan menggunakan metode survei. Penentuan responden dilakukan secara sensus terhadap 11 pembudidaya ikan nila yang aktif menjalankan usaha pembesaran ikan nila pada KJA. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Analisis kelayakan finansial menggunakan Net Present Value (NPV), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), dan Internal Rate of Return (IRR), sedangkan analisis sensitivitas dilakukan dengan asumsi kenaikan harga pakan sebesar 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pembudidaya berada pada kelompok umur produktif dan berpendidikan menengah. Analisis kelayakan finansial pada kelompok usaha yang terdiri atas 10 pembudidaya dengan total 76 unit KJA menunjukkan nilai NPV sebesar Rp.26.369.486.484, Gross B/C sebesar 1,54, dan IRR sebesar 165,60%. Sementara itu, kelompok usaha yang terdiri atas 1 pembudidaya dengan 20 unit KJA menunjukkan nilai NPV sebesar Rp.6.745.810.818, Gross B/C sebesar 1,49, dan IRR sebesar 163,20%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kedua kelompok usaha layak untuk dijalankan dan mampu memberikan keuntungan secara finansial. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kenaikan harga pakan sebesar 5% menyebabkan penurunan nilai NPV, Gross B/C, dan IRR pada kedua kelompok usaha. Namun demikian, seluruh indikator kelayakan masih berada di atas kriteria yang ditetapkan sehingga usaha pembesaran ikan nila pada KJA tetap layak untuk dijalankan meskipun terjadi kenaikan harga pakan.

 

 

 

Kata kunci : Ikan Nila, Keramba Jaring Apung (KJA), Kelayakan Usaha, Sensitivitas, Budidaya Perikanan.

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI