DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Keramba Jaring Apung Di Desa Sungai Arfat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan
PENGARANG:MUHAMMAD FAISAL
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-25


ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) KERAMBA JARING APUNG DI DESA SUNGAI ARFAT KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

 

ABSTRAK . Usaha pembesaran ikan nila (Oreochromis niloticus) Keramba Jaring Apung (KJA) merupakan salah satu kegiatan budidaya yang berkembang di Desa Sungai Arfat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Usaha ini memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, namun keberhasilannya dipengaruhi oleh penerapan aspek teknis budidaya dan tingkat kelayakan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi teknis budidaya ikan nila berdasarkan standar Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) serta menganalisis kelayakan usaha budidaya ikan nila sistem KJA. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari–Juni 2026 dengan  metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling terhadap 12 pembudidaya ikan nila yang memenuhi kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis kondisi teknis dilakukan menggunakan metode deskriptif komparatif dengan sistem skoring, sedangkan analisis kelayakan usaha meliputi keuntungan, Break Even Point (BEP), Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), dan Internal Rate of Return (IRR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi teknis budidaya ikan nila di Desa Sungai Arfat memperoleh tingkat kesesuaian sebesar 75 %, sehingga termasuk kategori sesuai terhadap standar CBIB. Aspek yang masih perlu diperbaiki terutama pada kepadatan tebar benih agar produktivitas budidaya dapat lebih optimal. Hasil analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa usaha budidaya ikan nila sistem KJA layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp649.372.667 per tahun, BEP produksi sebesar 99.446 kg dengan produksi aktual 118.000 kg, dan BEP harga sebesar Rp29.497/kg dengan harga jual Rp35.000/kg. Nilai Payback Period sebesar 2,1 tahun, NPV sebesar Rp3.413.339.355, Gross B/C sebesar 1,126, dan IRR sebesar 46,49%, lebih tinggi dibandingkan tingkat suku bunga 6%. Berdasarkan hasil tersebut, usaha budidaya ikan nila sistem KJA di Desa Sungai Arfat dinyatakan layak secara teknis dan finansial untuk terus dikembangkan.

 

Kata kunci :  Ikan nila, keramba jaring apung, kelayakan usaha, CBIB, analisis finansial.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI