DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS DAMPAK MODERNISASI SEBAGAI PENDORONG PENINGKATAN KESEJAHTERAAN EKONOMI PEKERJA PENDULANG INTAN DI PUMPUNG KECAMATAN CEMPAKA KOTA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:REFFIGA AGUSTIAN SANJAYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-25


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak modernisasi sebagai pendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi pekerja pendulang intan di Desa Pumpung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Modernisasi dalam penelitian ini dipahami sebagai proses perubahan dari sistem kerja tradisional menuju pola yang lebih adaptif terhadap pemanfaatan teknologi, khususnya dalam penggunaan alat kerja, akses informasi, dan perluasan jaringan pemasaran. Kesejahteraan ekonomi diukur melalui tiga indikator utama, yaitu pendapatan, pendidikan keluarga, dan kesehatan pekerja.

            Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terstruktur terhadap 47 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan membandingkan kondisi kesejahteraan ekonomi pekerja pendulang intan ada dan tanpa adanya penerapan modernisasi  berdasarkan hasil olah data statistik deskriptif.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi pekerja pendulang intan. Pada aspek pendapatan, nilai rata-rata pendapatan rumah tangga meningkat secara signifikan dari Rp 1.456.452 pada kelompok tradisional, menjadi Rp 4.625.000 pada kelompok modern, atau mengalami kenaikan sebesar Rp 3.168.548 yang setara dengan peningkatan sekitar 217,55%. Pada aspek pendidikan, modernisasi turut mendorong peningkatan kemampuan keluarga dalam mempertahankan dan melanjutkan pendidikan anak, yang tercermin dari kenaikan nilai rata-rata (mean) tingkat pendidikan keluarga dari 3,13 menjadi 3,50, atau meningkat sebesar 11,82%. Sementara itu, pada aspek kesehatan, perubahan pola kerja serta penggunaan alat yang lebih efisien berkontribusi pada penurunan frekuensi sakit atau cedera kerja, di mana nilai rata-rata (mean) menurun dari 2,65 menjadi 1,50, atau mengalami penurunan sebesar 43,40%. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa modernisasi berperan sebagai faktor pendorong yang memperkuat kemandirian ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup pekerja pendulang intan melalui perbaikan pendapatan, pendidikan keluarga, dan kondisi kesehatan kerja.

Kata Kunci: Modernisasi; Kesejahteraan Ekonomi; Pendulang Intan; Pendapatan; Pendidikan Keluarga; Kesehatan

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI