DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA DUKUHREJO KECAMATAN MANTEWE KABUPATEN TANAH BUMBU KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:ANANDA DIAH SRIVANDY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-26


STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA DUKUHREJO KECAMATAN MANTEWE KABUPATEN TANAH BUMBU KALIMANTAN SELATAN (Oleh : Ananda Diah Srivandy; Pembimbing : Sutomo, Arnida; 2026; 96 Halaman)

 

Etnobotani adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara manusia dengan lingkungannya. Masyarakat Desa Dukuhrejo, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan masih memanfaatkan tumbuhan berkhasiat obat sebagai pengobatan tradisional secara turun-temurun, namun pengetahuan tersebut belum terdokumentasi secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah dan jenis tumbuhan berkhasiat obat, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, cara pengolahan, serta cara penggunaan tumbuhan berkhasiat obat oleh masyarakat Desa Dukuhrejo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara terbuka berencana menggunakan kuesioner. Penentuan narasumber dilakukan dengan teknik snowball sampling terhadap 5 narasumber yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk tabel serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Dukuhrejo memanfaatkan 48 jenis tumbuhan berkhasiat obat dan 12 jenis ramuan tradisional. Bagian tumbuhan yang digunakan meliputi daun, akar, batang, rimpang, bunga, buah, biji, umbi, kulit batang, getah, dan seluruh bagian tumbuhan, dengan daun sebagai bagian yang paling dominan dimanfaatkan. Cara pengolahan yang paling umum adalah direbus, sedangkan cara penggunaan paling banyak dilakukan dengan diminum. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Dukuhrejo memiliki pengetahuan lokal yang kuat dalam pemanfaatan tumbuhan obat tradisional yang berpotensi menjadi sumber informasi penting bagi pelestarian budaya, pengembangan obat tradisional, dan penelitian ilmiah selanjutnya.

 

Kata Kunci : Etnobotani, Tumbuhan berkhasiat obat, Pengobatan tradisional, Desa Dukuhrejo, Pengetahuan lokal

ETHNOBOTANICAL STUDY OF MEDICINAL PLANTS IN DUKUHREJO VILLAGE, MANTEWE DISTRICT, TANAH BUMBU REGENCY, SOUTH KALIMANTAN (Written by: Ananda Diah Srivandy; Advisors: Sutomo, Arnida; 2026; 96 Pages)

 

Ethnobotany is a branch of science that studies the relationship between humans and their environment. The community of Dukuhrejo Village, Mantewe District, Tanah Bumbu Regency, South Kalimantan, continues to utilize medicinal plants as traditional remedies passed down from generation to generation; however, this knowledge has not yet been scientifically documented. This study aimed to determine the number and types of medicinal plants, the plant parts utilized, the methods of preparation, and the methods of use of medicinal plants by the people of Dukuhrejo Village. This research employed a descriptive exploratory method with a qualitative approach through planned open interviews using questionnaires. Informants were selected using a snowball sampling technique involving five respondents who met the inclusion criteria. Data were analyzed qualitatively and quantitatively in the form of tables and percentages. The results showed that the people of Dukuhrejo Village utilize 48 species of medicinal plants and 12 types of traditional herbal formulations. The plant parts used include leaves, roots, stems, rhizomes, flowers, fruits, seeds, tubers, bark, sap, and whole plants, with leaves being the most frequently utilized part. The most common method of preparation was boiling, while the most common method of use was oral consumption. In conclusion, the people of Dukuhrejo Village possess strong local knowledge regarding the use of traditional medicinal plants, which has the potential to serve as an important source of information for cultural preservation, traditional medicine development, and future scientific research.

 

Keywords : Ethnobotany, Medicinal plants, Traditional medicine, Dukuhrejo Village, Local knowledge

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI