DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STUDI POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN GERIATRI DENGAN PENYAKIT DIABETES MELITUS DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT DAERAH IDAMAN BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | RAHMAT HAIKAL HUSEIN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-26 |
Diabetes melitus pada pasien geriatri merupakan kondisi metabolik kronis kompleks yang sering disertai komorbiditas dan penurunan fungsi fisiologis, sehingga memerlukan terapi polifarmasi yang dapat meningkatkan risiko potensi interaksi obat. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan persentase kasus pasien yang mengalami potensi interaksi obat serta mekanisme, tingkat keparahan, dan tingkat risiko potensi interaksi obat pada kunjungan pasien geriatri dengan diabetes melitus di instalasi rawat inap RSD Idaman Banjarbaru tahun 2024. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dan dianalisis secara deskriptif non eksperimental menggunakan Lexicomp Interact®. Sumber data penelitian ini yaitu rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 125 kunjungan pasien, sebanyak 92,8% (116 pasien) mengalami potensi interaksi obat. Potensi interaksi obat berdasarkan mekanisme yaitu pada fase farmasetik sebesar 0,287% (2 kasus), fase farmakokinetik sebesar 26,648% (186 kasus), dan fase farmakodinamik sebesar 73,066% (510 kasus). Potensi interaksi obat berdasarkan tingkat risiko (risk rating) pada tingkat risiko B sebesar 27,650% (193 kasus), tingkat risiko C sebesar 61,032% (426 kasus), tingkat risiko D sebesar 8,453% (59 kasus), dan tingkat risiko X sebesar 3,865% (20 kasus). Potensi interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan (severity) didominasi oleh tingkat moderate sebesar 61,748% (431 kasus), minor sebesar 28,940% (202 kasus), dan major sebesar 9,312% (65 kasus).
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI