DIGITAL LIBRARY



JUDUL:GAMBARAN BENTUK APEKS GIGI IMPAKSI MOLAR KETIGA DENGAN KETERLIBATAN KANALIS MANDIBULA MELALUI RADIOGRAFI PANORAMIK
PENGARANG:LEONY THESSALONIKA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-26


Radiografi panoramik digunakan sebagai alat diagnostik utama di Indonesia, tetapi tidak dilengkapi standar baku dan kapasitas preklinik mahasiswa kedokteran gigi yang masih belum memadai. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran bentuk dan posisi apeks gigi impaksi molar ketiga dengan keterlibatan kanalis mandibula. Metode: Deskriptif dengan desain Cross Sectional. Sampel penelitian dipilih melalui teknik Purposive Sampling dan diperoleh 287 gigi dari 147 pemeriksaan Orthopantomogram (OPG) pasien. Pengolahan data dilaksanakan melalui metode analisis deskriptif dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil Penelitian: Interupsi garis putih dengan prevalensi tertinggi (n = 111, 42%), diikuti oleh akar gelap dan bercabang (n = 64, 24%), penyempitan kanalis mandibula (n = 37, 14%), dan diversi kanalis mandibula (n = 28, 11%). Keempat kategori tersebut mencakup 91% dari total temuan. Kategori lainnya, yaitu penggelapan akar, defleksi akar, dan penyempitan akar gigi dilaporkan dengan persentase kurang dari 10%. Perbedaan prevalensi kategori akar gelap dan bercabang, penggelapan akar, dan defleksi akar dipengaruhi oleh usia pasien, genetik, dan teknik identifikasi OPG. Kesimpulan: Perubahan morfologi apeks dilihat dari tanda penggelapan akar, penyempitan akar, defleksi akar dan akar gelap dan bercabang. Sementara itu, posisi apeks terhadap kanalis mandibula ditunjukkan oleh interupsi garis putih, penyempitan kanalis mandibula dan diversi kanalis mandibula.

Kata Kunci: Kanalis mandibula; Klasifikasi Rood dan Shehab; Tanda Radiologis; Radiografi Panoramik

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI