DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Dinamika Tutupan Lahan Tahun 2020-2025 dan Proyeksi Tahun 2040 serta Implikasinya terhadap Stok Karbon di Kecamatan Mataraman | |
| PENGARANG | : | BAHRUL ILMI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-27 |
Bahrul Ilmi, 2026, NIM 2210416110021. Dinamika Tutupan Lahan Tahun 2020-2025 dan Proyeksi Tahun 2040 serta Implikasinya terhadap Stok Karbon di Kecamatan Mataraman. Pembimbing: Efrinda Ari Ayuningtyas, S.Si., M.Sc.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola spasio-temporal perubahan tutupan lahan di Kecamatan Mataraman periode 2020-2025, memprediksi distribusi spasial tutupan lahan tahun 2040, serta mengestimasi stok karbon dan dinamika perubahannya berdasarkan hasil klasifikasi dan proyeksi tutupan lahan. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya tekanan perubahan penggunaan lahan akibat ekspansi perkebunan kelapa sawit dan aktivitas pertambangan yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan fungsi ekologis wilayah, khususnya kapasitas penyimpanan karbon.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis. Klasifikasi tutupan lahan dilakukan menggunakan algoritma Random Forest pada platform Google Earth Engine dengan memanfaatkan citra Sentinel-2 dan Sentinel-1 serta variabel NDVI, NDBI, MNDWI, VV, dan VH. Validasi dilakukan melalui Stratified Random Sampling dan Confusion Matrix. Analisis karakteristik tutupan lahan dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji Kruskal-Wallis, uji Dunn, dan Jeffries-Matusita Distance. Prediksi tutupan lahan tahun 2040 dilakukan menggunakan model Artificial Neural Network-Cellular Automata (ANN-CA) pada plugin MOLUSCE di QGIS, sedangkan estimasi stok karbon dilakukan menggunakan model InVEST Carbon Storage and Sequestration.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi tutupan lahan memiliki tingkat akurasi yang sangat baik dengan Overall Accuracy sebesar 91% dan koefisien Kappa sebesar 0,89. Analisis karakteristik spektral dan backscatter menunjukkan bahwa setiap kelas tutupan lahan memiliki respons biofisik yang berbeda secara signifikan, dengan NDVI menjadi variabel yang memiliki kemampuan diskriminasi tertinggi. Perubahan tutupan lahan tahun 2020-2025 didominasi oleh konversi hutan sekunder menjadi perkebunan kelapa sawit seluas 4.069,57 ha dan pertambangan seluas 1.537,75 ha. Hasil proyeksi tahun 2040 menunjukkan bahwa perkebunan kelapa sawit diperkirakan menjadi tutupan lahan dominan dengan luas 8.573,74 ha (42,98%), sedangkan hutan sekunder menurun menjadi 6.585,05 ha (33,01%). Total stok karbon mengalami penurunan dari 5.004.439,62 Mg C pada tahun 2020 menjadi 3.665.754,30 Mg C pada tahun 2025 dan diproyeksikan kembali menurun menjadi 3.522.181,80 Mg C pada tahun 2040. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi hutan sekunder menjadi perkebunan kelapa sawit dan pertambangan merupakan faktor utama yang mendorong perubahan lanskap sekaligus penurunan kapasitas penyimpanan karbon di Kecamatan Mataraman, sehingga perlindungan kawasan berhutan menjadi aspek penting dalam mendukung keberlanjutan lingkungan wilayah.
Kata Kunci: tutupan lahan, Random Forest, perubahan tutupan lahan, proyeksi spasial, stok karbon.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI