DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Peran Serta Masyarakat Kampung Ketupat pada Pengembangan Kampung Ketupat sebagai Kampung Wisata | |
| PENGARANG | : | TIMOTHY DANILO GERARDO S | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-29 |
Timothy Danilo Gerardo Sihombing, 2210413310010, Peran Serta Masyarakat Kampung Ketupat pada Pengembangan Kampung Ketupat sebagai Kampung Wisata. Dibimbing oleh Husein Abdurahman.
Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui bagaimana Peran Serta masyarakat kampung ketupat pada pengembangan kampung ketupat sebagai kampung wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu konsep partisipasi masyarakat menurut Cohen dan Uphoff dengan 4 poin yaitu partisipasi pada pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancarmendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi yang mengaitkan pihak Disbudporapar Kota Banjarmasin, Pokdarwis Kampung Ketupat, Kelurahan Sungai Baru, dan Masyarakat Kampung Ketupat.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peran Serta masyarakat kampung ketupat telah terlaksana melalui berbagai kegiatan. Berdasarkan indikator dalam pengambilan keputusan, masyarakat telah berpartisipasi dalam hal tersebut dengan memberikan saran dan pendapat pada kesempatan tertentu. Pada partisipasi dalam pelaksanaan, masyarakat juga telah berpartisipasi dalam bentuk melakukan tata cara pembuatan kerajinan ketupat kepada 30 SMP yang ada di Banjarmasin. Kemudian, pada tahap pemanfaatan hasil masyarakat dan pokdarwis memanfaatkan kemampuan nya dengan berpartisipasi dalam menghadiri kegiatan workshop dan pelatihan berupa kerajinan ketupat yang dihadiri oleh 50 peserta. Pada tahap evaluasi, masyarakat juga telah berpartisipasi hanya saja saran dan pendapat dari masyarakat hanya sebatas didengar dan tidak ada tindak lanjut. Secara keseluruhan masyarakat sangat mendukung pada program ini hanya saja mereka kurang dilibatkan sejak awal, sehingga menurunkan rasa kepercayaan masyarakat kepada pihak yang bertanggung jawab.
Penelitian ini merekomendasikan agar pihak Disbudporapar dapat memperkuat keterlibatan masyarakat kampung ketupat agar masyarakat dapat berpartisipasi lebih. Juga menghadirkan kegiatan forum diskusi Bersama masyarakat terkait pengembangan kampung ketupat untuk mengetahui apakah program pengembangan kampung ketupat sebagai kampung wisata sudah berjalan sesuai dengan yang disepakati di awal. Begitu juga dengan masyarakat, penting untuk memanfaatkan sumber daya yang telah disediakan untuk menunjang ketercapaian pengembangan kampung ketupat sebagai kampung wisata.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI