DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN DURASI KERJA, STATUS GIZI, DAN KUALITAS TIDUR DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT (Studi Observasional Analitik di RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin)
PENGARANG:DWI FEBRINA SULISTYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-29


Menurut International Labour Organization (ILO) tahun 2021, sekitar dua juta pekerja meninggal setiap tahun akibat kecelakaan terkait kelelahan kerja. Sejalan dengan ini, studi pendahuluan di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh (2023) menemukan 45,1% perawat mengalami kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan durasi kerja, status gizi, dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja perawat di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan observasional analitik berdesain cross-sectional. Sampel sebanyak 68 responden dari total 520 perawat ditentukan melalui accidental sampling menggunakan rumus Lemeshow. Instrumen penelitian meliputi lembar durasi kerja, Kuesioner Alat Ukur Perasaan Kelelahan Kerja (KAUPK2), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan 58,82% responden mengalami kelelahan kerja, 52,94% berdurasi kerja risiko tinggi, 63,24% berstatus gizi tidak normal, dan 67,65% memiliki kualitas tidur buruk. Analisis bivariat membuktikan hubungan signifikan antara durasi kerja (p = <0,001; PR = 7,909), status gizi (p = 0,032; PR = 3,462), dan kualitas tidur (p = 0,004; PR = 5,440) dengan kelelahan kerja. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara durasi kerja, status gizi, dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja perawat di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI