DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ARGUMENTASI DALAM GELAR WICARA ‘RAKYAT BERSUARA’ DI “INEWS TV”
PENGARANG:NURUL HUDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-29


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh komunikasi di era digital dengan kualitas argumentasi publik yang rendah. Penggunaan media sosial yang masif memicu perdebatan tidak sehat dan data yang tidak valid, sehingga penyebaran informasi keliru. Kondisi tersebut memengaruhi pola interaksi dalam media massa, khususnya program gelar wicara di televisi yang menjadi tolak ukur diskusi logis. Oleh karena itu, diperlukan analisis mendalam agar argumentasi yang dibangun terhindar dari kekeliruan berpikir. Berdasarkan hal tersebut, Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji argumentasi dalam gelar wicara Rakyat Bersuara di iNews TV. Fokus penelitian ini meliputi tiga aspek, yaitu (a) bentuk pola argumentasi; (b) fungsi komponen argumentasi; dan (c) bentuk sesat nalar pola argumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan landasan teori pola argumentasi Toulmin. Data dalam penelitian ini berupa tuturan argumentasi hasil dari interaksi argumentatif antara moderator dan narasumber. Kemudian, sumber data dalam penelitian ini para peserta debat pada program gelar wicara Rakyat Bersuara yang ditayangkan di iNews TV, serta pemanfaatan YouTube sebagai media pendukung. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tabulasi data. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, yaitu menyimak, mengidentifikasi, mencatat dan mengumpulkan data, serta menganalisis data. Teknis analisis dengan tahap pengklasifikasian data, penafsiran data, dan pendeskripsian data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa argumentasi dalam gelar wicara Rakyat Bersuara di iNews TV terdapat bentuk pola argumentasi yang ditinjau dari pola argumentasi Toulmin, fungsi komponen argumentasi, dan bentuk sesat nalar dalam gelar wicara ditinjau dari pola argumentasi Toulmin. (1) bentuk pola argumentasi ada lima, yaitu argumentasi sederhana/dasar terdapat 20 data, argumentasi formal/lengkap (full toulmin model) terdapat 10 data, argumentasi berorientasi jaminan (warrant oriented argument) terdapat 15 data, argumentasi berorientasi pengecualian (rebuttal oriented argument) terdapat 18 data, dan argumentasi berorientasi kualifikasi (qualifier oriented argument) 18 data. (2) fungsi komponen argumentasi ada enam, yaitu klaim terdapat 25 data, data terdapat 20 data, jaminan terdapat 20 data, dukungan terdapat 15 data, kualifikasi terdapat 25 data, dan pengecualian terdapat 20 data. (3) bentuk sesat nalar pola argumentasi ada empat, yaitu sesat nalar berhubungan dengan data (grounds) terdapat 63 data, sesat nalar berhubungan dengan jaminan (warrant) terdapat 63 data, sesat nalar berhubungan dengan klaim (claim) terdapat 45 data, dan sesat nalar berhubungan dengan kualifikasi dan pengecualian terdapat 40 data. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA sebagai materi pengayaan teks argumentasi atau debat dalam Kurikulum Merdeka. Saran penelitian ini ditujukan bagi pendidik agar memanfaatkan data pola argumentasi ini untuk melatih keterampilan berpikir kritis siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI