DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS ECENG GONDOK TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN CABAI RAWIT PADA TANAH ULTISOL | |
| PENGARANG | : | MELLYANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-29 |
|
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai dosis kompos eceng gondok serta menentukan dosis yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai rawit pada tanah Ultisol. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yaitu dosis kompos eceng gondok yang terdiri atas lima taraf perlakuan, meliputi 0 t ha?¹, 10 t ha?¹, 20 t ha?¹, 30 t ha?¹, dan 40 t ha?¹. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga diperoleh 20 satuan percobaan. Masing-masing satuan percobaan terdiri atas lima tanaman, sehingga total tanaman yang digunakan sebanyak 100 tanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun per tanaman, dan indeks luas daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kompos eceng gondok memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 14, 21, dan 35 hari setelah tanam (HST), diameter batang pada umur 14-21 HST, jumlah daun pada umur 14-21 HST, luas daun per tanaman, serta indeks luas daun. Pengaruh yang sangat nyata juga diperoleh pada tinggi tanaman dan jumlah daun saat tanaman berumur 28 HST. Perlakuan kompos eceng gondok sebanyak 200 g per tanaman (k4) memberikan respons pertumbuhan terbaik, ditunjukkan oleh tinggi tanaman sebesar 18,28 cm (14 HST), 22,00 cm (21 HST), 26,43 cm (28 HST), dan 30,68 cm (35 HST). Perlakuan tersebut juga menghasilkan diameter batang terbesar pada umur 14 HST (2,11 mm), jumlah daun terbanyak pada umur 14 HST (5,50 helai), 21 HST (6,50 helai), dan 28 HST (9,75 helai), serta luas daun per tanaman sebesar 38,13 cm² dengan indeks luas daun mencapai 0,10.
|
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI