DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS TUTUPAN DAN SEBARAN PADANG LAMUN DENGAN METODE OBJECT BASED IMAGE ANALYSIS (OBIA) MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SENTINEL-2 DI PERAIRAN TANJUNG PELAYAR, KABUPATEN KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:FERNANDO THEOPILUS SIMANUNGKALIT
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-29


Penelitian ini bertujuan menganalisis tutupan dan sebaran padang lamun di Perairan Tanjung Pelayar, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan menggunakan citra satelit Sentinel-2 dengan metode Object Based Image Analysis (OBIA) serta mengidentifikasi jenis lamun berdasarkan survei lapangan menggunakan Ground Control Point (GCP). Tahapan penelitian meliputi pra-pengolahan citra, segmentasi, klasifikasi bertingkat, analisis tutupan dan sebaran lamun, serta uji akurasi hasil klasifikasi.

Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa pada Level 2 diperoleh kelas biotik seluas 460,93 hektar dan kelas abiotik seluas 809,10 hektar. Selanjutnya, klasifikasi Level 3 menghasilkan luas sebaran padang lamun sebesar 188,03 hektar. Berdasarkan survei lapangan, ditemukan tujuh jenis lamun, yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Halodule pinifolia, Halodule uninervis, Halophila ovalis, Halophila minor, dan Cymodocea serrulata. Jenis yang paling dominan adalah Enhalus acoroides, Halodule pinifolia, dan Thalassia hemprichii.

Hasil analisis tutupan lamun menunjukkan rata-rata tutupan sebesar 25,26%, yang termasuk kategori jarang hingga sedang, dengan estimasi luas tutupan mencapai 47,49 hektar. Uji akurasi menggunakan confusion matrix menghasilkan nilai Overall Accuracy sebesar 71,14%, yang menunjukkan bahwa metode OBIA mampu mengklasifikasikan padang lamun dengan tingkat ketelitian yang cukup baik.

Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa metode OBIA berbasis citra Sentinel-2 efektif dalam memetakan sebaran dan tutupan padang lamun di Perairan Tanjung Pelayar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI