DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Peramalan Inflasi Subkelompok Makanan di Indonesia menggunakan Model Hybrid ARIMAX-SVR | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD AKMAL PERDANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-29 |
Inflasi subkelompok makanan merupakan komponen penting dalam stabilitas inflasi umum Indonesia dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat berpendapatan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan inflasi subkelompok makanan menggunakan model hybrid ARIMAX-SVR, membandingkan performanya dengan model ARIMAX, serta meramalkan inflasi subkelompok makanan untuk 12 periode ke depan. Data yang digunakan mencakup periode Januari 2011 hingga Januari 2026 dengan variabel eksogen NTP dan nilai impor. Prosedur analisis diawali dengan regresi time series untuk mengidentifikasi variabel eksogen signifikan, dilanjutkan pemodelan ARIMAX, kemudian pembentukan model hybrid ARIMAX-SVR dengan memodelkan residual ARIMAX menggunakan SVR. Evaluasi kinerja model dilakukan menggunakan metrik MAE, MAPE, dan RMSE, divalidasi menggunakan uji DM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel NTP merupakan satu-satunya variabel eksogen yang signifikan. Model ARIMAX terbaik yang terbentuk adalah ARIMAX(2,0,0) dengan AIC sebesar 528.51. Pada proses pemodelan hybrid ARIMAX-SVR, diperolehkombinasi parameter optimal SVR, Cost = 8, Epsilon = 0.61, dan Gamma = 0.0625. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja model, model hybrid ARIMAX-SVR terbukti menghasilkan performa peramalan yang lebih baik dibandingkan model ARIMAX(2,0,0) dengan nilai MAE sebesar 1.682, MAPE sebesar 1096.556%, dan RMSE sebesar 2.031. Berdasarkan model terbaik tersebut, inflasi subkelompok makanan diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan tren meningkat selama 12 bulan mendatang, dengan nilai terendah 4.877% pada April 2026 dan tertinggi 6.437% pada Desember 2026.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI