DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Gadang Hanyar | |
| PENGARANG | : | RIFA AUDIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-30 |
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan rumah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepadatan hunian kamar, kepadatan hunian rumah, luas ventilasi kamar, luas ventilasi rumah, paparan asap rokok, dan penggunaan obat nyamuk dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gadang Hanyar Banjarmasin. Penelitian menggunakan desain case control dengan 84 responden, terdiri atas 28 kasus dan 56 kontrol. Data diperoleh melalui observasi rumah, kuesioner, dan catatan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta Fisher’s Exact. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kepadatan hunian rumah dengan kejadian ISPA (p=0,024; OR=5,2) dan paparan asap rokok (p=0,039; OR=2,647). Adapun kepadatan hunian kamar, luas ventilasi kamar, luas ventilasi rumah, dan penggunaan obat nyamuk tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Dapat disimpulkan bahwa kepadatan hunian rumah dan paparan asap rokok merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita. Kata kunci: ISPA, balita, kepadatan hunian rumah, ventilasi, asap rokok
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI