DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Umur Fisiologis Daun dan Konsentrasi 2,4-D terhadap Pertumbuhan Daun Durian Lahung (Durio dulcis) pada Media MS | |
| PENGARANG | : | ISMI DARMAYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-01 |
Lahung (Durio dulcis) merupakan tanaman endemik Kalimantan yang perlu dikonservasi melalui teknik perbanyakan secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur fisiologis daun dan konsentrasi 2,4-D terhadap pertumbuhan eksplan daun lahung pada media MS. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola split-plot dengan petak utama umur fisiologis daun (P), yaitu p1 (daun tua) dan p2 (daun muda), serta anak petak konsentrasi 2,4-D (Z), yaitu z1 (1 ppm), z2 (3 ppm), z3 (5 ppm), dan z4 (7 ppm). Variabel pengamatan meliputi waktu muncul kontaminasi, persentase kontaminasi, waktu muncul browning, persentase browning, persentase eksplan hidup, waktu muncul kalus, dan persentase eksplan membentuk kalus. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh interaksi umur fisiologis daun dan konsentrasi 2,4-D terhadap persentase eksplan hidup 2 MSP. Kombinasi perlakuan daun tua + 2,4-D 7 ppmmenghasilkan persentase eksplan hidup tertinggi sebesar 100%, lebih tinggi dibandingkan dengan daun tua + 2,4-D 1 ppmsebesar 76,67%, tetapi tidak berbeda nyata dengan kombinasi lainnya. Faktor tunggal umur fisiologis daun menunjukkan bahwa daun tua lebih baik pada waktu muncul browning (11,35 HSP), persentase browning 1 MSP (6,67%) dan 2 MSP (86,67%), serta persentase eksplan hidup 5 MSP (26,67%). Pada daun muda lebih baik pada persentase eksplan hidup 4 MSP sebesar 71,67%. Konsentrasi 2,4-D 7 ppm menghasilkan persentase kontaminasi 2 MSP terendah sebesar 0,00% dan persentase eksplan hidup pada 2 MSP tertinggi sebesar 100,00%.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI