DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH SISTEM BUKA TUTUP TERHADAP HASIL TANGKAPAN GURITA (Octopus sp.) DAN PERSEPSI MASYARAKAT DI PULAU LANJUKANG KECAMATAN KEPULAUAN SANGKARRANG, KOTA MAKASSAR | |
| PENGARANG | : | RAHMADANIYANTI HALIMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-01 |
RAHMADANIYANTI HALIMAH (2210716120005) Pengaruh Sistem Buka Tutup Terhadap Hasil Tangkapan Gurita (Octopus sp.) dan Persepsi Masyarakat di Pulau Lanjukang Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassardi bawah bimbingan Bapak Nursalam, S.Kel., M.S. selaku dosen pembimbing skripsi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem buka-tutup dalam Program Proteksi GAMA terhadap hasil tangkapan gurita (Octopus sp.) serta mengetahui persepsi masyarakat di Pulau Lanjukang, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder hasil monitoring tangkapan gurita periode 2021–2023 serta data primer yang diperoleh melalui kuesioner dan wawancara kepada nelayan. Analisis dilakukan secara deskriptif, menggunakan skala Likert untuk mengukur persepsi masyarakat, serta analisis regresi linear berganda untuk melihat pengaruh persepsi masyarakat, dampak ekonomi, dan dampak konservasi terhadap hasil tangkapan gurita.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2021–2023 diperoleh total tangkapan sebanyak 28.754 ekor dengan berat 24.293,08 kg, didominasi oleh gurita grade C dan grade B yang menunjukkan sebagian besar hasil tangkapan telah memenuhi ukuran layak tangkap. Rasio jenis kelamin memperlihatkan dominasi gurita betina dibandingkan jantan, yang mengindikasikan kondisi populasi yang relatif baik. Persepsi masyarakat terhadap Program Proteksi GAMA tergolong sangat positif, ditunjukkan oleh tingginya tingkat pengetahuan, partisipasi, serta pengakuan terhadap manfaat ekonomi dan konservasi yang dirasakan. Namun, hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel persepsi masyarakat, dampak ekonomi, dan dampak konservasi hanya mampu menjelaskan 8,4% variasi hasil tangkapan, sehingga sebagian besar dipengaruhi oleh faktor lain seperti musim, kondisi lingkungan, stok gurita, dan teknik penangkapan. Secara keseluruhan, sistem buka-tutup dinilai mampu mendukung pengelolaan perikanan gurita yang lebih berkelanjutan melalui peningkatan hasil tangkapan, perlindungan sumber daya, dan keterlibatan aktif masyarakat.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI