DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERBANDINGAN POLA SIDIK BIBIR ANTARA ETNIS DAN JAWA PADA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| PENGARANG | : | SELVIA NOVIANTI MAHARINI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-02 |
Latar Belakang: Sidik bibir (cheiloscopy) merupakan salah satu metode identifikasi dalam odontologi forensik yang memanfaatkan pola alur pada mukosa bibir. Pola sidik bibir bersifat unik pada setiap individu dan relatif tidak berubah sepanjang hidup sehingga dapat digunakan sebagai sarana identifikasi personal. Variasi pola sidik bibir dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor genetik yang berkaitan dengan etnis. Etnis Banjar dan etnis Jawa memiliki latar belakang genetik dan antropologis yang berbeda sehingga diduga memiliki karakteristik pola sidik bibir yang berbeda. Tujuan: Menganalisis perbandingan pola sidik bibir pada etnis Banjar dan etnis Jawa di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif kategorik tidak berpasangan dengan pendekatan crosssectional. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang terdiri atas 40 mahasiswa etnis Banjar dan 40 mahasiswa etnis Jawa berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pola sidik bibir diklasifikasikan berdasarkan klasifikasi Suzuki dan Tsuchihashi dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian: Pola sidik bibir yang paling banyak ditemukan pada seluruh responden adalah tipe II sebanyak 23 responden (28,7%), sedangkan pola yang paling sedikit ditemukan adalah tipe IV sebanyak 8 responden (10%). Pada etnis Banjar pola sidik bibir yang paling dominan adalah tipe II, sedangkan pada etnis Jawa pola sidik bibir yang paling dominan adalah tipe I. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p<0,001 yang menunjukkan adanya perbedaan distribusi pola sidik bibir antara etnis Banjar dan etnis Jawa. Kesimpulan: Terdapat perbedaan distribusi pola sidik bibir antara etnis Banjar dan etnis Jawa. Pola sidik bibir berpotensi digunakan sebagai metode identifikasi tambahan dalam bidang odontologi forensik.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI