DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MODAL SOSIAL PETANI BUNGA DALAM HARMONISASI KEHIDUPAN SOSIAL | |
| PENGARANG | : | AZKIYA HAYATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-07 |
Modal Sosial Petani Bunga dalam Harmonisasi Kehidupan Sosial.2026.Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat Azkiya Hayati.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan petani bunga di Desa Jingah Habang Ulu dalam mempertahankan keberlangsungan usaha di tengah kerentanan lingkungan dan ekonomi dengan tujuan menganalisis peran modal sosial petani bunga menggunakan teori modal sosial Robert Putnam melalui metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial memiliki peran penting dalam mendukung kebertahanan petani bunga di Desa Jingah Habang Ulu. Kepercayaan terlihat dalam hubungan antara petani, pengepul, dan pedagang yang berlangsung tanpa kontrak formal, tetapi tetap berjalan melalui hubungan sosial yang telah terjalin lama. Norma sosial tampak melalui praktik gotong royong, saling membantu, berbagi bibit, serta nilai-nilai sosial masyarakat yang mendukung keberlangsungan aktivitas pertanian bunga. Jaringan sosial terbentuk melalui hubungan antara petani, kelompok tani, pengepul, pedagang, komunitas perangkai bunga, dan keluarga yang mempermudah akses terhadap informasi, pasar, tenaga kerja, serta sumber daya pertanian. Modal sosial juga membantu petani dalam menghadapi berbagai kendala seperti banjir, perubahan cuaca, dan fluktuasi harga bunga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modal sosial menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kemampuan bertahan petani bunga di Desa Jingah Habang Ulu.
Kata Kunci: Modal Sosial, Petani Bunga, Kebertahanan, Robert Putnam, Desa Jingah Habang Ulu.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI