DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | SOLIDARITAS SOSIAL DALAM RITUAL TURUN TANAH ORANG DAYAK MERATUS DI KIYU KECAMATAN BATANG ALAI TIMUR KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD HADI AKBAR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-07 |
ABSTRAK
Solidaritas Sosial dalam Ritual Turun Tanah Orang Dayak Kiyu di Meratus Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Skripsi, Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat.
Nama Penyusun: Muhammad Hadi Akbar
Kematian anggota keluarga Dayak Meratus merupakan hal yang sangat sedih bagi keluarga yang ditinggalkan, maka dari itu terdapat syarat-syarat serta proses yang dilakukan dalam penghantaran jenazah oleh keluarga maupun orang-orang sekitar kampung lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seluruh rangkaian proses ritual kematian dan menganalisa ritual kematian yang mengandung Solidaritas Sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Penelitian ini di laksanakan di Kampung Kiyu, Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Ritual Turun Tanah yang dilakukan oleh orang Dayak Meratus di kampung Kiyu ialah sebagai penghormatan dan penghantaran terakhir kepada orang yang meninggal untuk menuju ke Bahatara sekaligus pula menuju ke Balai Maratusi. Wujud penghormatan dan penghantaran tersebut menghasilkan proses-proses dan tata cara dalam Masyarakat adat Dayak Meratus di kampung Kiyu. Dalam aruh Turun Tanah tidak dilakukan secara terorganisir melainkan melalui keterikatan rasa empati antar anggota kelompoknya dan solidaritas yang di sertai terhadap aturan aturan kaku dan mengikat, budaya gotong royong dalam melaksanakan ritual aruh menjadi indikator dan pondasi dasar Masyarakat ini memiliki solidaritas mekanik.
Penelitian ini berkontribusi memberi sumbangsih manfaat bagi pengembangan keilmuan sosiologi pada lingkup kajian sosiologi lingkungan dan kebudayaan masyarakat Kalimantan serta menjadi referensi untuk penelitian-penelitian yang mengambil topik serupa. Penelitian ini menjadi sumber informasi baru bagi masyarakat umum dan sebagai refleksi kritis dalam meningkatkan kesadaran akan pentingya lingkungan dan budaya.
Kata Kunci: Kampung Kiyu, Masyarakat Adat, Ritual Kematian, Solidaritas Sosial
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI