DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK FERMENTASI FESES SAPI MENGGUNAKAN Trichoderma spp. TERHADAP FRAKSI SERAT RUMPUT PAKCHONG (Pennisetum purpureum cv THAILAND) | |
| PENGARANG | : | AINUL MUNIRAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-08 |
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik fermentasi feses sapi menggunakan Trichoderma spp. terhadap kandungan fraksi serat rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv. Thailand). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (5 ton/ha), P2 (10 ton/ha), P3 (15 ton/ha), dan P4 (20 ton/ha). Parameter yang diamati meliputi Neutral Detergent Fiber (NDF), Acid Detergent Fiber (ADF), hemiselulosa, selulosa, dan lignin. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik fermentasi feses sapi menggunakan Trichoderma spp. tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kandungan NDF, ADF, hemiselulosa, selulosa, dan lignin rumput Pakchong. Nilai rata-rata NDF berkisar 64,87–66,73%, ADF 32,45–34,07%, hemiselulosa 31,80–33,64%, selulosa 29,85–31,07%, dan lignin 2,67–3,47%. Seluruh parameter masih berada dalam kisaran normal hijauan tropis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik fermentasi feses sapi menggunakan Trichoderma spp. hingga dosis 20 ton/ha belum mampu memengaruhi kandungan fraksi serat rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv. Thailand).
Kata kunci: Fraksi serat, rumput pakchong, Trichoderma spp., pupuk organik, Van Soest.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI