DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | VARIASI DOSIS DAN WAKTU KONTAK ADSORBEN ARANG AKTIF PABRIKAN UNTUK PENYISIHAN KADAR CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) PADA LIMBAH CAIR SASIRANGAN | |
| PENGARANG | : | ANNISA MARLINA PUTERI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-09 |
Pembuangan limbah cair sasirangan tanpa pengolahan yang memadai dapat meningkatkan beban pencemaran lingkungan karena mengandung senyawa organik dalam konsentrasi tinggi yang tercermin dari tingginya nilai Chemical Oxygen Demand (COD). Metode yang dapat diterapkan untuk menurunkan kandungan organik tersebut salah satunya adsorpsi memakai arang aktif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik arang aktif pabrikan berbahan tempurung kelapa dan kelapa sawit, menentukan kombinasi dosis dan waktu kontak adsorben yang memberikan hasil terbaik, serta membandingkan efektivitas kedua arang aktif untuk mengurangi nilai COD LCS. Percobaan dilakukan pada skala laboratorium menggunakan sistem adsorpsi batch memakai variasi dosis adsorben 0,5; 0,75; 1; dan 2 gr serta waktu kontak 30, 60, dan 90 menit. Analisis arang aktif meliputi pengujian kadar air, kadar abu, dan daya serap iodin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa arang aktif tempurung kelapa memiliki kadar air 8,62%, kadar abu 20,08% dan DSI 966 mg/g, sedangkan arang aktif kelapa sawit memiliki kadar air 4,83%, kadar abu 37,27%, dan DSI 864,4 mg/g. Konsentrasi COD awal limbah cair sasirangan yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 1.445,5 mf/L. Kondisi optimum pada arang aktif tempurung kelapa diperoleh pada dosis 0,75 gr dalam waktu 60 menit dengan efisiensi penyisihan COD 90,66%, sedangkan arang aktif kelapa sawit mencapai kondisi optimum pada dosis 1 gr dan waktu kontak yang sama dengan efisiensi 89,32%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, adsorben tempurung kelapa memberikan kinerja yang lebih optimal dibandingkan adsorben kelapa sawit dalam menurunkan kadar COD limbah sasirangan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI